Suara.com - Peristiwa sepele kadang-kadang berujung pertikaian. Hal tersebut pula yang terjadi di Desa Bulila, Kecamatan Telaga, Kabupaten/Provinsi Gorontalo. Dua tetangga saling melapor ke polisi lantaran dipicu hal sepele, sendal anak.
Pelaporan tersebut kali pertama dilakukan AHG (45) bersama istrinya SG. Dia melaporkan kasus penganiayaan yang dilakukan tetangganya, SH dan istrinya, yang tiba-tiba menyambangi rumahnya dan menghajarnya.
AHG sendiri mengaku, mulanya tidak mengetahui ihwal persoalan yang terjadi saat itu.
“saat itu anak saya berteriak, sehingga saya terbangun dan bertanya ada apa. Pada saat bersamaan pelaku ini sudah ada di rumah saya, Tiba-tiba saya diserang , bahkan istri saya pun menjadi sasaran” kata dia saat ditemui Gopos.id-jaringan Suara.com pada Rabu (06/07/2022)
AHG pun kemudian baru mengetahui persoalan tersebut, setelah pelaku melakukan penganiayaan. Ia mengungkapkan, persoalan tersebut itu dipicu masalah sandal milik anaknya yang dibuang temannya, anak dari SH.
“Sandal anak saya dilempar oleh anak pelaku ke atap rumah, karena menghindari perkelahian. Namun tiba-tiba pelaku datang ke rumah dengan emosi dan langsung memukul saya di bagian wajah.”jelasnya
Persoalan ternyata tak sampai di situ, SH yang menjadi terlapor pun melaporkan AHG karena latar belakang persoalan serupa.
SH mengaku sudah mendatangi pihak kepolisian dan melaporkan AHG karena dirinya juga menjadi korban pemukulan.
“Saya juga sudah melapor ke pihak kepolisian, disertakan hasil visum, karena saya juga dipukul hingga bengkak dibagian kepala,” ucap dia.
Dari informasi yang dirangkum, kedua warga tersebut sempat adu jotos. Bahkan, sejumlah warga pun sempat melihat aksi perkelahian kedua warga tersebut.
Baca Juga: Kocak! Bocah Tenang Jalankan Tugas dari Ayah Meski Diajak Temannya Berantem
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Usulan KSPI THR H-21 Ditolak! Ini Kata Menaker Soal Batas Waktu Pembayaran THR Idulfitri 2026
-
DPR Desak Pemerintah Sanksi Perusahaan Pelanggar THR: Jangan Jadi Pola Menahun
-
BEM SI Kritik Keras Polri, Soroti Dugaan Pembunuhan Arianto Tawwakal di Tual
-
Wajib Tutup Selama Ramadan? Ini Daftar Tempat Hiburan Malam di Jaksel yang Disegel Pemprov DKI
-
Said Didu Bongkar Sisi Lain Hambalang: Beda Kelas Pengusaha Industri vs Pengeruk Kekayaan Alam
-
Tak Hanya Dipecat, Bripda Masias Kini Hadapi Proses Pidana, Berkas Sudah Dilimpahkan ke Jaksa!
-
Menaker: THR 2026 Masih Mengacu pada Regulasi Lama, Batas Pembayaran H-7 Lebaran
-
Menpan RB: Rekrutmen CPNS 2026 Masih Disiapkan, Fresh Graduate Jadi Perhatian
-
Digugat 21 Guru Besar, MKMK Siap Putuskan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim MK Adies Kadir Pekan Ini
-
Geger Kabar Ratusan Pekerja Mie Sedaap Kena PHK, Menaker: Kita Monitor