Nawaitu shouma ‘arofata sunnatan lillaahi ta’aalaa
Artinya:
Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah taala.
Kenapa Idul Adha Berbeda dengan Arab?
Pendakwah Ustaz Abdul Somad atau UAS memberikan jawaban kenapa Idul Adha berbeda dengan Arab. Ia menekankan setiap daerah memiliki penentuan waktu sendiri, sehingga umat Muslim dianjurkan mengikuti penetapan sesuai wilayah tempatnya berada.
"Makkah tu punya mathla' sendiri, Pekanbaru punya mathla' sendiri, Makkah punya syuruq sendiri, dan Pekanbaru punya syuruq sendiri. Tak sama, mana bisa kita ikut Makkah. Kalau kita di Pekanbaru ikut Makkah, berarti shalat dhuhur kita jam 15.30 WIB", jawab UAS melalui akun Instagram pribadinya.
Setali tiga uang dengan UAS, Ustaz Adi Hidayat atau dikenal dengan UAH juga memberikan pandangan yang sama mengenai perbedaan waktu Idul Adha antara Indonesia dengan Arab Saudi.
Menurut UAH, kalau berpatokan pada momentum wukuf, maka umat muslim di seluruh dunia harus melaksanakan puasa bersamaan dengan orang yang wukuf. Jika menggunakan kata 'Yaum’ (menunjuk pada waktu), itu artinya bukan ikut momentum wukuf tapi mengikuti waktunya.
"Jadi jatuh puasanya pada tanggalnya, bukan pada momentum wukufnya, jelas ya? Jadi nanti kalau pemerintah menetapkan waktu, misal bersamaan Alhamdulillah, kalau tidak ikuti waktu kita," tegas UAH.
Baca Juga: Lebih Awal dari Pemerintah, Tarekat Syattariyah di Nagan Raya Aceh Rayakan Idul Adha Hari Ini
Demikian penjelasan mengenai puasa tarwiyah, puasa arafah hingga alasan perbedaan waktu Idul Adha di Indonesia dengan Arab Saudi. Semoga dapat menambah wawasan untuk Anda semua.
Berita Terkait
-
Apa Keistimewaan Puasa Arafah di Bulan Dzulhijjah?
-
Kapan Batas Waktu Niat Puasa Arafah? Berikut Jadwal, Niat dan Tata Caranya
-
Bacaan Doa Buka Puasa Tarwiyah 8 Dzulhijjah dan Terjemahannya
-
Berapa Hari Libur Idul Adha 2022? Siap-siap, Ini Jadwal Cuti Bersama Lebaran Haji
-
Jemaah Diminta Lakukan Vaksin Booster Sebelum Salat Idul Adha di JIS
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran
-
Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!