Suara.com - Viral kembali kejadian mobil yang terbakar saat sedang berada di area Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU). Kejadian ini diduga terjadi di SPBU PJR Rokan Hulu, Riau.
Kejadian mobil yang terbakar ini diabadikan oleh pengemudi kendaraan lain yang juga sedang berada di area SPBU.
Videonya kemudian diunggah oleh akun Instagram @terang_media pada Jumat (08/07/22).
"Insiden sebuah mobil mengalami kebakaram di SPBU PJR Rokan Hulu, Riau. Beruntung api bisa dipadamkam oleh petugas SPBU," keterangan yang ditulis oleh pengunggah video.
Dalam video yang diunggah, terlihat sebuah mobil Kijang yang melaju tanpa dikemudikan oleh pengemudinya diduga setelah mengisi bahan bakar. Mobil ini melaju ke arah jalan raya.
Saat mobil tersebut melaju tanpa pengemudinya, sudah tampak kobaran api yang muncul dari dalam mobil. Untung saja mobil ini tidak menabrak kendaraan lain ataupun melaju hingga jalan raya.
Saat mobil telah berhenti di area yang cukup jauh dari tempat pengisian bahan bakar, terlihat seorang pria berbaju hitam yang merupakan petugas SPBU membawa tabung pemadam kebakaran.
Pria tersebut langsung menyemprotkan gas dari tabung pemadam kebakaran ke arah kobaran api.
Terlihat dua orang pria yang diduga pemilik mobil kemudian ikut mendekat ke arah mobil. Satu pria yang menggunakan singlet berwarna putih ikut membantu memadamkan api.
Baca Juga: Pengendara Sepeda Motor Bonceng Tiga Bikin Salfok, Warganet: Posisi Duduknya Kebalik
Pada video ini juga terlihat kepulan asap putih yang ditimbulkan ketika seorang pria yang diduga petugas memadamkan api menggunakan tabung pemadam kebakaran.
Setelah diunggah, video ini menuai beberapa komentar dari warganet. Menurut warganet, kejadian mobil yang terbakar ini disebabkan karena tangki yang ada di dalam mobil.
"Ada tangki lagi di dalamnya?" tanya warganet.
"Biasanya karena ada tangki di dalamnya," timpal warganet.
"Gara-gara kebijakan yang menghancurkan semuanya," timpal warganet lainnya.
Berita Terkait
-
Pengendara Sepeda Motor Bonceng Tiga Bikin Salfok, Warganet: Posisi Duduknya Kebalik
-
Detik-detik Emak-emak Mau Baku Pukul di Laga Tarkam, Publik: Bahaya Nih Kalau Nonton Timnas Indonesia
-
Sakit Hati Diusir, Mantan Suami di Madura Ini Hancurkan Rumah Mewah agar Tak Dipakai Eks Istri
-
Filosofi Hidup Sule dan Ridwan Kamil Soal Pasangan Tuai Sorotan, Warganet: Kang Emil Idaman
-
Lagi Asyik Nonton Dangdut Organ Tunggal, Emak-emak Panik Nyemplung ke Parit
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Wanti-wanti Peneliti UGM Soal Superflu, Tetap Bisa Fatal Bagi yang Rentan
-
Tersangka Korupsi Kini 'Dilindungi' dari Konferensi Penetapan KPK Imbas KUHAP Baru
-
Kronologi Suap Pajak KPP Madya Jakut: Diskon Rp59 M Dibarter Fee Miliaran Berujung OTT KPK
-
Cuaca Hari Ini: Hujan Terjadi Hampir di Berbagai daerah dari Banten Sampai Yogyakarta
-
PSI Incar Jawa Tengah Jadi Kandang Gajah, Hasto PDIP Kasih Respons Santai, Begini Katanya
-
Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Politik Adalah Alat Pengabdian, Bukan Sekadar Kejar Jabatan
-
Megawati Dorong Politik Berbasis Kearifan Lokal: Peradaban Diukur dari Cara Menghormati Bumi
-
Instruksi Tegas Megawati di HUT ke-53 PDIP: Kader Wajib Jaga Alam, Hingga Lawan Keserakahan
-
Kritik Keras Regulasi Karpet Merah Konsesi, Megawati: Itu Pemicu Bencana Ekologis di Sumatra