Kasus penembakan yang akhirnya menyebabkan Shinzo Abe meninggal dunia memberikan pandangan baru terhadap negara Jepang. Bagaimana tidak, negeri matahari terbit ini bahkan sudah dikenal sebagai salah satu negara dengan tingkat kriminalitas terendah di dunia.
Namun, kejadian Shinzo Abe ini menjadi pelajaran penting bagi negara lainnya untuk tetap waspada dimanapun dan kapanpun.
Lalu, negara mana saja yang menjadi deretan negara dengan tingkat kriminalitas terendah di dunia? Simak selengkapnya.
1. Austria
Negara dengan ibukota Wina ini sudah terkenal sejak lama sebagai negara teraman di dunia. Bahkan, Austria tercatat sebagai negara dengan mesin ATM terbanyak dan hampir nihil kasus pembobolan ATM.
Selain itu, negara Eropa Tengah ini menawarkan keindahan alam dan tata kota yang ciamik sehingga selalu jadi destinas wisatawan ketika berkunjung ke Eropa.
2. Kanada
Walau berada dekat dengan negara Amerika Serikat dengan tingkat kriminalitas yang tinggi, namun ternyata Kanada masuk dalam jajaran negara dengan tingkat kriminalitas yang rendah.
Tak hanya itu, Kanada juga masuk dalam negara dengan tingkat stabilitas dan kedaulatan negara yang tinggi, sehingga konflik internal kenegaraan jarang terjadi.
Baca Juga: Fakta Baru Pembunuh Shinzo Abe: Sosok Penyendiri Dan Bekas Pasukan Khusus Jepang
3. Denmark
Di posisi ketiga, ada negara Denmark yang juga menjadi jajaran negara dengan tingkat kriminalitas yang rendah. Negara ini bukan hanya aman untuk warga negaranya, namun juga untuk para wisatawan.
Bahkan, Denmark juga masuk dalam kategori negara dengan tingkat kemiskinan yang rendah karena pemerintah memfasilitasi warga negara yang belum bekerja dengan tunjangan dari negara.
4. Islandia
Negara Eropa lainnya yang termasuk negara teraman di dunia adalah Islandia. Negara yang memiliki penduduk hanya sekitar 400.000 jiwa ini menduduki posisi ke 4 sebagai negara dengan kriminalitas terendah dalam survey Global Peace Index.
Pihak kepolisian setempat pun dikenal sebagai kepolisian dengan senjata paling lemah, yaitu hanya sebuah semprot merica dan sebuah tongkat.
Berita Terkait
-
Fakta Baru Pembunuh Shinzo Abe: Sosok Penyendiri Dan Bekas Pasukan Khusus Jepang
-
BTS, SEVENTEEN, dan Stray Kids Berhasil Meraih Sertifikasi Baru dari RIAJ!
-
Motif Pelaku Penembakan Mantan PM Jepang Shinzo Abe: Dendam Keuangan Ibu yang Hancur
-
Konjen Jepang Persilahkan Warga Sampaikan Belasungkawa Atas Meninggalnya Shinzo Abe
-
Facebook dan Twitter Hapus Video Penembakan Shinzo Abe
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Dampak Kasus Amsal Sitepu: Pekerja Kreatif Khawatir Kerjasama dengan Pemerintah
-
Demi Selat Hormuz, PBB Hari Ini Akan Putuskan Pengerahan Kekuatan Militer untuk Keroyok Iran
-
Prinsip 'No Service No Pay': Badan Gizi Nasional Bakal Cabut Insentif SPPG yang Lalai
-
Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan
-
Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!
-
BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung
-
Dikritik DPR soal Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Minta Maaf dan Janji Evaluasi
-
Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen
-
Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit
-
Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran