Suara.com - Tahun baru Islam atau 1 Muharram akan tiba. Berdasarkan kalender nasional jatuh pada tanggal 30 Juli 2022. Untuk menyambut tahun baru Islam, dalam ajaran Islam dianjurkan untuk untuk membaca sholawat tahun baru Islam.
Jika Anda bingung sholawat tahun baru islam seperti apa, berikut bacaan sholawat nabi untuk menyambut tahun baru Islam.
1. Sholawat Alin’am
Sholawat Alin'am merupakan sholawat yang bila dibaca dengan tulus dapat mengantarkan kita menikmati kebahagiaan dunia akhirat. Disarankan untuk dilafalkan untuk menyambut tahun baru Islam. Berikut bunyi sholawat alin'am,
Allaahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa’alaa aaali sayyidinaa Muhammadin wa’alaa ahlihi baitihi.
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad saw, dan kepada keluarga junjungan kami Nabi Muhammad saw, dan kepada ahli keluarganya."
2. Sholawat Ma'tsuroh
Sholawat tahun baru Islam yang direkomendasikan lainnya adalah sholawat ma'tsuroh. Di mana kita memuji keberadaan Nabi Muhammad. Berikut bunyi sholawat ma'tsuroh.
Allhuma Sholli'alaa Muhammadin Nabiyyil Umiyyi Wa 'Alaa Alaihi Wasalim
Baca Juga: Bacaan Doa Akhir Tahun Baru Islam yang Perlu Diamalkan
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah sholawat kepada Muhammad yang tiada dapat membaca dan menulis (Ummy) dan semoga keselamatan tercurah kepada segenap keluarganya."
3. Sholawat Fatih
Sholawat tahun baru Islam yang direkomendasikan untuk dibaca lainnya adalah memuji Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW. Berikut bunyi sholawat Fatih,
Allahumma Sholli Ala Sayyidina Muhammaddinil Fatihi Lima Ughliqo Wal Khotimi Lima Sabaqo, Nashiril Haqqi Bil Haqqi Wal Hadi Ila Shirotikal Mustaqim Wa Ala Alihi Haqqo Qodrihi Wa Miq Darihil Adzim
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan serta berkah kepada Nabi Muhammad SAW, sebagai pemuka sesuatu yang terkunci, dan penutup sesuatu (para nabi) yang terdahulu, dialah penolong yang benar dengan membawa kebenaran serta petunjuk meunuju jalan-Mu yang lurus. Semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepada keluarga dan para sahabatnya dengan sebenar-benarnya dengan pangkat dan kedudukan yang agung."
4. Sholawat Quthbul Al-qhotob
Berita Terkait
-
Tahun Baru Islam 2022 Libur atau Tidak? Ini Keputusan SKB 3 Menteri
-
Kapan Libur Tahun Baru Islam 2022? Siap-siap Ambil Cuti Liburan!
-
Bacaan Doa Akhir Tahun untuk Momen Tahun Baru Islam 2022
-
30 Twibbon Tahun Baru Islam 2022 untuk Dipasang saat Momen 1 Muharram 1444 H
-
1 Muharram 2022 Tanggal Berapa? Ini Daftar Hari Libur Tanggal Merah
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT