Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria angkat bicara soal usulan Bogor, Depok dan Bekasi (Bodebek) bergabung menjadi Jakarta Raya. Menurutnya usulan tersebut masih bisa saja diwujudkan.
Riza pun meminta masyarakat tak menganggap bergabungnya daerah penyangga ke Jakarta sebagai beban tambahan. Bisa saja nantinya ketika usul ini diwujudkan, Jakarta dan daerah yang bergabung menjadi semakin maju.
Karena itu, ia menyebut segala usulan harus ditampung dan dipelajari terlebih dahulu.
"Ya apakah menambah beban atau justru meningkatkan semua kita ini kan bersaudara, jadi jangan menganggap itu beban bagi Jakarta, jangan. Mereka adalah sodara kita bersama, Apapun masalah yang ada di wilayah penyangga itu yang harus kita selesaikan," ujar Riza di Jakarta, Rabu (13/7/2022).
Ia juga menyebut usulan menggabungkan Depok ke Jakarta bukan hal baru. Di era Gubernur Sutiyoso hal serupa juga sempat mencuat.
"Namun demikian masuk ke Depok atau wilayah lain megapolitan atau Jakarta Metropolitan dan sebagainya memang pernah diusulkan oleh bang yos (Sutiyoso) dulu ya," jelasnya.
Namun, ia menyebut Pemprov DKI tidak bisa andil banyak terkait usulan ini. Nantinya Pemerintah Pusat yang akan melakukan pengkajian dan pembahasan lebih lanjut.
"Kami Pemprov DKI sepenuhnya meneyerahkan kepada pempus dan juga daerah lain untuk dibahas bersama," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Minta Depok Gabung ke Jakarta Raya, Wali Kota Depok Mohammad Idris: Kalau Mau Sukses Pembangunan
-
Kasus Pelecehan Seksual di Ruang Publik Jakarta Meningkat, Wagub DKI: Tidak Boleh Dianggap Enteng!
-
Wagub Riza Temui Sopir Angkot, Saksi Kasus Pelecehan Seksual yang Menimpa Karyawati: Disangka Lagi Ribut Pacaran
-
Dulu Sempat Muncul Wacana Pemekaran Provinsi Bogor Raya, Kini Wali Kota Depok Usul Bodebek Gabung Jakarta
-
Tanggapi Keluhan Wali Kota Depok Soal Jakarta Raya, Legislator Demokrat Usul Pemekaran Jawa Barat Jadi Dua Provinsi
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara
-
Menteri HAM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Minta Polisi Usut Tuntas
-
Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat