Suara.com - Pernikahan memang selalu menyimpan kisah-kisah unik dan menarik. Apalagi karena kebudayaan setiap daerah dan tradisi masing-masing keluarga yang berbeda.
Begitu pula dengan pernikahan yang terlihat pada video unggahan akun Instagram @poros.garut berikut ini.
Video yang semula diunggah oleh salah satu akun TikTok ini memperlihatkan rombongan pengantin pria yang sedang berjalan beriringan menuju rumah calon istrinya.
Namun yang sangat mencuri perhatian, iring-iringan yang mendampingi pengantin pria begitu panjang. Bukan hanya itu, hampir semua orang yang mendampingi pengantin pria terlihat membawa seserahan untuk diberikan kepada si mempelai wanita yang akan didatangi.
"Ini mah penganten cowo dah nyampe di rumah si cewe, buntutnya masii di rumah," celetuk pemilik video lantaran iring-iringan pengantin pria yang sangat panjang, seperti dikutip Suara.com pada Kamis (14/7/2022)
Dalam video yang direkam dari dalam mobil itu memang terlihat betapa panjangnya iring-iringan orang yang menemani kehadiran pengantin pria ke rumah calon istrinya. Bahkan ketika mobil sudah jauh melewati pengantin pria, ekor dari iring-iringan tersebut baru terlihat.
"Gini ceritanya kalo nikah masih satu kampung yang nganterin se RW," imbuh pemilik konten, menduga si pengantin pria bukan cuma membawa keluarga besarnya tetapi juga warga sekitar kediamannya.
Video yang tidak diketahui direkam di mana ini menyita perhatian banyak warganet. Bukan cuma dibuat takjub dengan banyaknya rombongan yang mendampingi pengantin pria, warganet juga mencemaskan bagian konsumsi yang harus menjamu banyaknya tamu yang datang.
"Kebayang bagian konsumsi nya bisa bisa pingsan ngeladeninnya," komentar warganet.
Baca Juga: Viral Video Bude Lastri Semprot Presiden Jokowi, Publik Dibuat Tertawa Puas: Emak-emak Dilawan
"Duhhhh parasmanan moal cukup," kata warganet.
"Ciwidey eta min biasa di kampung mah Kitu..," ujar warganet.
"Tukang masak benang mental," tutur warganet.
"Prasmanan ambyar!" celetuk warganet.
"Tekor pihak prempuan nya," imbuh warganet lain.
"Pengalaman pribadi.... masih satu desa... Yang nganter bludak... Tapi gagal fokus ampir semuanya bawa barang seserahan...." timpal yang lainnya.
Tag
Berita Terkait
-
Geger Dokter Terekam CCTV Masukkan Kemaluan ke Mulut Ibu Hamil yang Akan Operasi Caesar
-
Penampilan Yuni Shara Pakai Baju SMA dengan Rambut Dikuncir Dua Bikin Heboh Publik: Neneknya Ameena tapi Kaya Tantenya
-
Biasanya Cuma HP, Kini Beredar Video Wanita Berkerudung 'Geprek' Lipstik Diduga Milik Santriwati Pakai Palu
-
Wanita Ini Foto Estetik Makanan yang Dibeli, Ending Semua Jadi Batal Makan
-
Sakit Hati Dituding Penyuka Sesama Jenis, Wanita Jambi Korban Ditipu Pria Jadi-jadian Akui Pernah Hampir Dibunuh
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030
-
Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan
-
Terjaring OTT, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tiba di Gedung KPK Pagi Ini
-
Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng
-
OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan
-
Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS
-
Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan
-
Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL