Menurut Novita, saat ini dirinya masih dalam tahap untuk mengetahui kondisi psikologis Putri yang lebih jauh. Dengan demikian, Novita mengatakan jika belum ada terapi apapun yang bisa diberikan kepada Putri karena masih harus melakukan observasi.
Untuk sementara waktu, Novita mengatakan jika timnya akan lebih utama mendampingi Putri supaya kondiainya bisa lebih tenang. Saat ini, tim psikologis akan memberikan pertolongan yang bisa membantu Istri Kadiv Propam bisa tidur.
Sejauh ini, Putri juga sudah memberikan kesaksiannya dalam berita acara pemeriksaan di kantor Kepolisian Resor (Polres) Metro Jakarta Selatan.
Novita menyebut, jika Putri Candrawathi sudah menyampaikan terkair dengan tindak pelecehan seksual yang dialaminya kepada penyidik Polres Metro Jakarta Selatan. Akan tetapi, Novita mengungkap keterangan yang disampaikan oleh istri Ferdy Sambo masih belum detail.
Kondisi Ferdy Terkini Sempat Nangis Dipelukan Polda Metro Jaya
Usai kejdian yang menimpa istri Kadiv Propam, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran menemui langsung Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo di ruangannya pada Rabu 13 Juli 2022 kemarin. Momen pertemuan itu terekam kamera video yang berdurasi 24 detik.
Awalnya terlihat kedatangan Fadil yang disambut hangat oleh Ferdy Sambo. Keduanya berjabat tangan sambil berpelukan. Saat itu juga Ferdy Sambo terlihat menangis dipelukan Fadil Imran.
Begitu juga dengan Fadil yang tak dapat menyembunyikan kesedihannya. Bahkan, beberapa kali Fadil nampak menepuk-nepuk pundak Ferdy Sambo. Ia mengaku memberikan support terhadap adiknya supaya tegar menghadapi cobaan yang tengah ia alami.
Demikian tadi informasi seputar profil Putri Chandrawathi istri Kadiv Propam dan kondisi terkininya. Semoga menabah Informasi.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
Komnas HAM Sayangkan Intimidasi Dua Jurnalis saat Liput Kasus Kematian Brigadir J, Polisi Harus Usut!
-
KontraS Sebut Intimidasi 2 Jurnalis Semakin Menunjukkan Adanya Upaya Tutupi Kematian Brigadir J di Rumah Ferdy Sambo
-
Kematian Brigadir J Banyak Kejanggalan, Irjen Napoleon: Mari Berkata Jujur, Katakan Apa Adanya
-
Komnas HAM dan Kompolnas Pantau Timsus Kasus Tewasnya Brigadir J, Kriminolog: Jangan Malah Makin Berlarut
-
Usut Kasus Polisi Tembak Polisi, Komisi III ke Tim Khusus: Jangan Kerja Berdasarkan Asumsi dan Cari Popularitas
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
Terkini
-
Israel Tolak Ikut Invasi Darat ke Iran, Kemarahan Publik AS Meledak
-
'Sudah Sampai di Situ' Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Lagi Usut Kasus Air Keras Aktivis KontraS
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Apa yang akan Dilakukan Pemerintah Indonesia?
-
Konflik Timur Tengah Ganggu Pariwisata RI, 770 Penerbangan Batal dan Potensi 60 Ribu Wisman Hilang
-
Targetkan 17,6 Juta Wisman di 2026, Menpar Siapkan Strategi Mitigasi di Tengah Gejolak Global
-
Bantah Pernyataan Nadiem, Jaksa Sebut Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan di Pengadaan Chromebook
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Paus Leo XIV: Yesus Tolak Doa Orang Pemicu Perang