Suara.com - Kota Jambi banjir setelah hujan deras semalaman dari tengah malam hingga Jumat pagi. Ditambah hujan deras selama 4 jam.
Rumah sejumlah warga kebanjiran. Kini Anggota Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jambi bergerak untuk evakuasi warga.
"Kami setelah menerima laporan langsung membantu warga Kota Jambi yang terdampak banjir akibat hujan deras sejak malam hingga pagi yang mengakibatkan sejumlah wilayah di beberapa kecamatan sebagian rumah warga terendam banjir dan terpaksa dibantu evakuasi nya," kata Direktur Polairud Polda Jambi Kombes Pol Michael Mumbunan, Jumat.
Mereka menyisir dua titik yang berbeda untuk membantu evakuasi warga yang rumahnya terendam banjir pagi tadi dan airnya belum juga surut.
Anggota langsung mendatangi beberapa lokasi yaitu pertama di Perum Samudera Afroza III, berlokasi di RT 16, Pasir Putih dan Perum Safira Residence, RT 46 Pasir Putih dimana dua lokasi tersebut terdampak banjir dan anggota di lapangan langsung melakukan koordinasi untuk mengevakuasi warga.
Saat tim dari Ditpolairud Jambi tiba dilokasi melaksanakan koordinasi dengan Ketua RT dan masyarakat sekitar banjir untuk melaksanakan evakuasi. Saat ini tim masih berjaga di lokasi banjir, pada Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Pall Merah, Kota Jambi.
Tim Ditpolairud Polda Jambi selain membantu evakuasi juga sekaligus menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang diwakili ketua RT berupa bahan materil seperti semen untuk menambal tanggul-tanggul yang bocor.
Sementara itu hasil pantauan di lapangan pada beberapa lokasi seperti di Kelurahan Eka Jaya, Kecamatan Jambi Timur ada Sekolah Dasar Negeri 08/IV Kota Jambi yang hampir seluruh ruang kelas dan gurunya terendam banjir sama halnya di Kecamatan Kota Baru ada sejumlah SDN yang juga terendam banjir.
Sedangkan di Kabupaten Kerinci juga ada sejumlah rumah warga dan fasilitas umum yang terendam banjir dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi melalui Plh Kepala BPBD Provinsi Jambi Didy Chandra mengatakan, banjir yang terjadi di daerah Rawang, Kabupaten Kerinci adalah banjir musiman.
Baca Juga: Tim Gabungan Tancap Gas Atasi Banjir Bandang di Pati, Perbaikan Tanggul yang Jebol jadi yang Utama
Banjir musiman tersebut terjadi akibat hujan deras dan dalam intensitas lamanya mengakibatkan sungai Batang Merao meluap dan berdampak pada warga di Desa Lubuk Suli, Kecamatan Depati Tujuh rumah warga terendam banjir dimana air yang menggenangi rumah warga Desa Lubuk Suli itu merupakan luapan dari Sungai Penuh dan Batang Merao.
Genangan banjir di Desa Lubuk Suli, membuat aktivitas warga lumpuh total. Warga tidak bisa melakukan aktivitas karena sebagian besar rumah warga digenangi air dan untuk saat ini BPBD Kerinci bersama Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) melakukan normalisasi Sungai Barang Merao. (Antara)
Berita Terkait
-
Cara Membedakan Mobil Bekas Banjir plus Rekomendasi Mobil SUV 7 Seater Ground Clearance Tinggi
-
Puluhan Ton Ikan Mati Tiap Bulan, Sungai Batanghari Makin Sekarat
-
Mencicipi Nasi Telur Mang One Jambi: Telur Garing, Nasi Daun Jeruk, dan Sensasi Paru Mercon
-
Gugatan Banjir Sumatera terhadap Empat Presiden Ditolak, Demokrat Sebut Salah Alamat Pengadilan
-
Sawah Terendam Rob Disulap Jadi Wisata Kano, Begini Penampakannya
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Niat Menolong Teman, Remaja 14 Tahun di Palembang Ditemukan Meninggal di Sungai Musi
-
5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
-
4 Clay Mask Ampuh Bersihkan Pori untuk Cegah Bruntusan pada Kulit Berminyak
-
Meski Bangunan Retak Pasca Gempa, Layanan Penerbangan Tetap Berjalan di NTT
-
Industri Maritim Naik Kelas, Digitalisasi Perkuat Layanan Kapal hingga Kepelabuhanan
-
Hari Jadi Ke-81 Jateng: Dari Sawah Jawa Tengah untuk Meja Makan Indonesia
-
Kirab Bendera Sang Merah Putih Dimulai Jam Berapa? Ini Rangkaian Acara HUT RI ke-81
-
Promo Tiket Kereta Api Masih Tersedia, 16.913 Kursi Telah Terjual Hari Ini
-
Peringatan Detik-Detik Proklamasi Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal Resmi Upacara HUT RI ke-81
-
Hari Jadi Ke-81 Jateng: Program Speling, Jarak Tak Lagi Bikin Pusing