Suara.com - Sejumlah jemaah Indonesia memuji layanan dalam penyelenggaraan ibadah haji 2022. Bahkan, ada yang menyebut haji tahun ini reguler tapi dengan kualitas haji khusus.
Musyafak, misalnya. Jemaah yang berprofesi sebagai guru ini mengaku haji tahun ini rasanya plus. Mereka membayar untuk haji reguler tapi mendapatkan layanan dan fasilitas khusus.
“Haji tahun ini rasanya plus plus plus. Ini plusnya tiga kali lho ya,” kata Musyafak saat ditemui di Hotel Al Kiswan, Jarwal, Makkah, Arab Saudi, Kamis (14/7/2022).
Hal senada disampaikan jemaah haji asal Kabupaten Fak-Fak, Syamsudi Baraweri. Dia mengaku puas dengan apa yang telah pemerintah berikan kepada jemaah.
“Alhamdulillah baik, dan kami puas. Alhamdulillah sampai saat ini, kami Tawaf Ifadah usai dari Mina, tidak ada halangan,” kata Syamsuddin di Masjidil Haram usai Tawaf Ifadah.
Sueba Rimosa, jemaah asal Fak-Fak, juga punya kesan sendiri, terutama makanan yang disajikan. Sebab, PPIH menyediakan menu ikan yang menjadi kebiasaannya saat di kampung halamannya.
“Senang, baik, makanannya baik, kami dijamin semua. Pelayanannya juga baik, ikan, kami cocok. Ada ikan lagi,” kata Sueba Rimosa dengan logat khas Papuanya.
Sementara menurut Siti Saudah, jemaah asal Jawa Tengah, pelaksanaan haji tahun ini benar benar spesial. Apalagi, biaya yang seharusnya naik tidak dibebankan kepada para jamaah. Jemaah juga merasa dimanjakan dengan akomodasi setaraf minimal hotel berbintang tiga.
“Jemaah juga dimanja dengan katering ala daerah asal, selama tiga kali sehari. Juga tersedianya angkutan bus sholawat dari maktab ke Masjidil Haram sangat memadai,” kata jemaah asal Jepara ini.
Selain bersyukur, Saudah berterima kasih kepada pemerintah yang telah berusaha meningkatkan pelayanan jamaah haji Indonesia.
Berita Terkait
-
Viral Aksi Pengendara Motor Gilas Makanan Tahlilan, Publik Kasih Reaksi Tak Terduga: Entah Siapa yang Salah
-
Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Indonesia 16 Juli 2022, Ini Rincian Kedatangannya
-
Pengakuan Jemaah Haji Taruh Zamzam di Bagasi: Mau Coba-coba
-
Soal Tambahan Jatah Zamzam, Ini Kata Menag
-
Lelah Pascaarmuzna, Jemaah Diimbau Sesuaikan Aktivitas
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi
-
Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?
-
Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600
-
Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan
-
Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis
-
Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah
-
Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah
-
PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak
-
AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?
-
Ada 100 Ton Sampah Menumpuk di TPST Sempadan Sungai Cisadane