Suara.com - Curah hujan tinggi mengguyur beberapa daerah di Indonesia, khususnya Jabodetabek yang kini terendam banjir sejak Jumat (15/7/2022) lalu.
Adapun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta telah melaporkan, kondisi gelombang cuaca basah melewati pulau Jawa menjadi biang kerok dari banjir yang telah menerjang beberapa daerah tersebut.
"Analisis sementara penyebab hujan kemarin dan hari ini yakni adanya penjalaran massa udara basah di sekitar Pulau Jawa karena adanya gelombang atmosfer seperti Gelombang Rossby dan Gelombang Kelvin," tulis laporan Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta Muhammad Insyaf.
Lantas mana saja daerah di Indonesia yang diterjang banjir dan bagaimana keadaan terkini di beberapa titik banjir tersebut? Berikut daftar selengkapnya.
Jakarta
Daerah Ibu Kota kini terendam oleh banjir yang membuat 92 RT tertutup oleh genangan air. Bahkan, kini kawasan Cawang, Jakarta terendam oleh genangan air yang mencapai tinggi 2 meter.
Sebelumnya, pada Sabtu (16/7/2022) pagi pukul 06.00, hanya 71 RT yang terendam banjir. Namun, kini jumlah tersebut kian bertambah hingga hampir mencapai angka seratus.
"Sebelumnya 71 RT, saat ini (09.00 WIB) menjadi 92 RT atau 0,302 persen dari 30.470 RT yang ada di DKI Jakarta, dengan ketinggian lebih dari 40 cm," lanjut Insyaf.
Kini, berbagai pihak telah mengupayakan untuk mempercepat supaya air segera surut dan aktivitas warga dapat kembali seperti semula.
"Genangan ditargetkan akan surut dalam waktu cepat," lanjut Insyaf.
Menyusul Jakarta, Bogor juga kini diterjang oleh banjir. Bogor yang menyandang julukan kota hujan tersebut terguyur cuaca hujan deras sejak Jumat hingga membuat beberapa rumah roboh.
Nahasnya, dilaporkan seorang warga Salabenda, Bogor tewas akibat tertimbun pondasi rumah yang roboh tepat di atas dapur rumahnya.
Depok
Curah hujan mengguyur Depok sejak Jumat kemarin hingga sejumlah wilayah terendam banjir. Tak hanya itu, beberapa daerah juga melaporkan adanya tanah longsor.
Berita Terkait
-
Disebut Bakal Ditutup untuk Nikahan Anak Anggota DPRD DKI Purwanto, Jalan Setu Babakan Masih Bisa Dilalui Warga
-
Tangsel Diterjang Banjir, Tiga Cucu Kak Seto Terjebak di Lantai 2 Rumah
-
Tanggul Jebol, Perumahan Villa Pamulang Terendam Banjir Setinggi 1 Meter
-
Intensitas Hujan Tinggi Mengakibatkan 92 RT Terendam Banjir
-
Rumah Kak Seto Kebanjiran di Tangsel, Berangkat ke Bandara Pakai Perahu Karet
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara