Suara.com - Ketua Umum NasDem Surya Paloh disebut-sebut memotivasi Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk maju menjadi calon wakil presiden atau cawapres pada Pilpres 2024.
Motivasi itu dikatakan Paloh saat agenda pertemuan dengan AHY di NasDem Tower pada Kamis (23/6/2022) silam.
"Pak Surya Paloh banyak mendengarkan bahkan memotivasi dan mendorong Mas AHY maju dalam Pilpres ini," ungkap Waketum Demokrat Benny K Harman, Selasa (19/7/2022).
Kendati mendorong AHY maju Pilpres, Paloh juga mengingatkan AHY agar tidak memaksakan diri dan kehendak. Persoalan jadi atau tidak menjadi capres maupun cawapres tidak perlu dipaksakan terjadi.
"Soal jadi atau tidak itu soal nanti, yang penting beliau juga ingatkan jangan ngoyo biarkan saja air mengalir," kata Benny di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.
Sebelumnya, NasDem masih berfokus mengkomunikasikan tiga nama bakal calon presiden yang mereka rekomendasikan ke partai-partai. Mereka belum terpikir untuk mencari sosok bakal cawapres.
Termasuk melirik atau mendorong Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi cawapres. Hal itu ditegaskan Ketua Umum NasDem Surya Paloh usai bertemu AHY di NasDem Tower.
"Belum. Itu masih belum," kata Paloh, Kamis (23/6/2022).
Sementara itu, menanggapi pertanyaan serupa, AHY mengaku belum ada pembicaraan antara NasDem dan Demokrat perihal kemungkinan dirinya diusung menjadi cawapres.
Baca Juga: Setelah Kunjungi Surya Paloh, AHY Temui Prabowo Subianto di Kertanegara
"Pada saat mungkin kita akan masuk ke wilayah itu, tetapi menurut kami terlalu dini kalau sekarang kita bicara di sana. Artinya masih panjang proses ini, waktunya masih cukup dan mudah-mudahan kita semua bersabar," kata AHY.
Sebelumnya, Ketua DPP NasDem Willy Aditya mengatakan NasDem tidak membuka peluang untuk menambah calon presiden di luar tiga nama yang telah mereka rekomendasikan. Hal itu dikatakan Willy, sebagai penegasan pertemuan dengan Demokrat bukan dalam rangka menambah rekomendasi capres.
"Oh, nggak. Nasdem kan temponya tetap sama tiga capresnya NasDem, Pak Anies, Andika dan Ganjar. Itu lah keputusan Rakernas," kata Willy di NasDem Tower, Jakarta pada Kamis (23/6/2022).
Sementara itu, Sekjen NasDem Johnny G Plate mengatakan, pertemuan NasDem dan Demokrat belum akan membahas tentang calon wakil presiden. Termasuk menempatkan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menjadi cawapres Anies Baswedan maupun dua capres lainnya yang direkomendasikan NasDem.
"Belum ada pembicaraan seperti itu yang terkait capres definitif sudah jelas akan ditentukan ketum. Pasangannya juga akan dibahas nanti. Jangan loncat-loncat, ada tahapannya," ujar Johnny.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
Terkini
-
Sanksi Menanti! Mahasiswa UNISA Yogyakarta Pelaku Kekerasan Akhirnya Mengaku
-
Jokowi Solid Dukung Prabowo 2 Periode, Gibran Dinilai Lebih Matang untuk Maju Pilpres 2034
-
Pria 55 Tahun di Pasar Minggu Diduga Lecehkan Anak, Polisi Evakuasi dari Amukan Warga
-
Pengamat: Dasco Temani Prabowo saat Umumkan Kabinet Jadi Simbol Partisipasi Rakyat
-
Skandal Narkoba Polres Bima: Kasatresnarkoba AKP Malaungi Diperiksa Terkait Jaringan Bripka Karol
-
Menteri PPPA Pastikan Tak Ada Kekerasan Fisik pada YBR di Ngada, Dugaan Kekerasan Psikis Didalami
-
Dikendalikan Napi Cipinang, Bareskrim Tangkap Aloy Terkait Peredaran Vape Etomidate
-
Menteri PPPA Akui Kelalaian Negara, Kasus Siswa SD NTT Bukti Perlindungan Anak Belum Sempurna!
-
FPIR Desak Menhan Fokus Pada Ancaman Nyata Kedaulatan Negara: Jangan Terseret Isu di Luar Tugas
-
Pemprov DKI Siapkan 20 Armada Transjabodetabek Blok M-Badara Soetta, Tarif Mulai dari Rp2.000