Suara.com - ASEAN berdiri pada tanggal berapa menjadi pertanyaan yang sering dicari oleh warganet. Perlu diketahui, ASEAN berdiri pada tanggal 8 Agustus 1967 silam di Bangkok, Thailand.
Pada tahun ini ASEAN akan mencapai 55 tahun. Lantas bagaimana sejarah, latar belakang dan daftar anggota ASEAN hingga saat ini? Simak ulasannya berikut ini.
Sejarah dan Latar Belakang ASEAN
Association of Southeast Asian Nations atau yang disingkat oleh ASEAN ini merupakan organisasi ekonomi dan geopolitik negara-negara yang berada di kawasan Asia Tenggara. Dilansir dari Suara.com, sejarah berdirinya ASEAN ini tidak terlepas dari kesamaan nasib oleh para negara pendirinya.
Pada era tahun 60an, banyak negara di wilayah Asia Tenggara yang mengalami konflik internal maupun eksternal yang berdampak pada stabilitas pertahanan dan ekonomi di Asia Tenggara. Pada akhirnya beberapa negara di Asia Tenggara memutuskan membentuk ASEAN untuk menciptakan aman dan perdamaian. Berikut ini latar belakang terbentuknya ASEAN yang dapat Anda ketahui.
1. Persamaan Geografis
Negara-negara anggota ASEAN berada di kawasan Asia Tenggara yang berada di antara benua Australia dan daratan benua Asia serta berada di antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia.
2. Persamaan Budaya
Dengan kesamaan letak geografis yang membuat negara-negara di Asia Tenggara memiliki kemiripan kebudayaan, ras, agama, makanan hingga adat istiadat.
Baca Juga: Sejarah ASEAN, Organisasi Paling Sukses di Negara Berkembang Saat ini
3. Persamaan Nasib
Negara-negara di Asia Tenggara juga mengalami penjajahan dari negara lain yang membuatnya memiliki persamaan nasib. Selain itu ada berbagai konflik yang melanda negara di Asia Tenggara pada saat itu.
4. Persamaan Kepentingan
Setiap negara di Asia Tenggara memiliki tujuan yang sama yaitu untuk memperkuat kedamaian, keamanan, ketertiban dan kesejahteraan bersama. Sehingga kerjasama bilateral dan multilateral penting bagi negara-negara yang tergabung ASEAN.
10 Anggota ASEAN
Dalam pertama kalinya, ASEAN didirikan berdasarkan Deklarasi Bangkok (Bangkok Declaration) yang dilaksanakan pada 5 Agustus - 8 Agustus 1967 oleh 5 negara yaitu Indonesia , Malaysia, Singapura, Filipina dan Thailand. Berikut ini 5 perwakilan dari masing-masing negara pendiri ASEAN.
- Indonesia: Adam Malik (Menteri Luar Negeri Indonesia)
- Malaysia: Tun Abdul Razak (Wakil Perdana Menteri Malaysia)
- Thailand: Thanat Koman (Menteri Luar Negeri Thailand)
- Singapura: Sinnathamby Rajaratnam (Menteri Luar Negeri Singapura)
- Filipina: Narciso Ramos (Menteri Luar Negeri Filipina)
Seiring berjalannya waktu ada 5 negara lainnya yang menyusul untuk bergabung ke dalam ASEAN antara lain:
- Brunei Darussalam pada 7 Agustus 1984 pada Sidang Khusus Para Menteri Luar Negeri ASEAN di Jakarta, Indonesia
- Vietnam pada 29 Juli - 30 Juli 1995 pada Pertemuan Para Menteri Luar Negeri ASEAN ke-28 di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam
- Laos dan Myanmar pada 23 Juli - 28 Juli 1997 pada Pertemuan Para Menteri Luar Negeri ASEAN ke-30 di Subang Jaya, Malaysia
- Kamboja pada 30 April 1999 pada Upacara Khusus Penerimaan di Hanoi, Vietnam
Demikian ulasan singkat seputar ASEAN berdiri pada tanggal berapa yang wajib Anda ketahui. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat untuk Anda!
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
-
Sejarah ASEAN, Organisasi Paling Sukses di Negara Berkembang Saat ini
-
ASEAN Para Games 2022: Venue Basket dan Tenis Meja Belum Bisa untuk Uji Coba Atlet, Ini Penyebabnya
-
Atlet dan Ofisial NPC Indonesia Jalani Tes PCR Jelang ASEAN Para Games 2022
-
Venue Rampung, Indonesia Dipastikan Siap Menerima Kedatangan Peserta ASEAN Para Games 2022
-
Kemenparekraf Gelar Famtrip Bagi Travel Agent dari 3 Negara ASEAN
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim