Suara.com - Belum lama ini akun Instagram @mixueindonesia mengumumkan klarifikasi soal produknya yang disebut belum memiliki sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Klarifikasi dari pihak Mixue ini masih menjadi perdebatan warganet hingga saat ini. Perdebatan ini dapat dilihat melalui cuitan akun Twitter @Askrlfess pada Kamis (21/07/22).
Cuitan tersebut dikirimkan oleh seorang anonim. Anonim ini kemudian meminta tanggapan dari publik terkait dengan produk Mixue yang masih dalam proses memperoleh sertifikat halal dari MUI.
"Gimana nih guys, tanggapan kalian? Masih sabar nunggu kan?" tulis pengirim cuitan.
Dalam cuitannya, pengirim cuitan juga mengunggah foto tangkap layar berisi klarifikasi dari pihak Mixue.
Pihak Mixue menjelaskan bahwa setifikat halal sudah diajukan sejak tahun 2021. Namun proses tersebut membutuhkan waktu yang cukup panjang.
"Untuk kehalalan sudah kami ajukan prosesnya sejak 2021. Namun untuk prosesnya memang cukup panjang," terang pihak Mixue.
Pihaknya kemudian menerangkan alasan mengapa proses untuk memperoleh sertifikat halal tersebut lama. Hal tersebut karena 90% bahan bakunya diimpor dari Cina, sehingga semua proses pengecekan harus dilakukan langsung oleh pihak berwenang di sana.
"Mengapa proses kami perlu waktu yang yang panjang. Hal ini karena 90% bahan bahan baku kami diimpor dari Cina sehingga semua proses pengecekan harus dilakukan langsung oleh pihak berwenang di sana," lanjutnya.
Baca Juga: Tersebar Video Pekelahian Diduga Dilakukan Dua Remaja Wanita di Denpasar
Dalam klarifikasinya, pihak Mixue kemudian menegaskan bahwa produknya belum bersertifikat halal. Pihaknya menegaskan bahwa jika dilihat dari komposisi bahan, komposisinya tidak menggunakan kompisisi yang jelas tidak haram alias halal.
"Namun jika dilihat dari komposisi yang kami gunakan secara umum. Kami tahu kami 'Tidak' menggunakan komposisi yang jelas-jelas tidak haram," jelasnya.
Kalimat tersebut menuai perdebatan dari warganet. Warganet kebingungan dengan kalimat yang dilontarkan oleh pihak Mixue.
"'Kami tahu kami tidak menggunakan komposisi yang jelas-jelas tidak haram'. Maksudnya gimana? Tidak haram artinya halal. Tapi ada kata 'Tidak' yang dikutip. Berarti maksudnya tidak menggunakan komposisi yang jelas-jelas halal atau gimana?" tanya warganet.
"'Kami tidak menggunakan komposisi yang jelas-jelas tidak haram. Berarti kami tidak menggunakan komposisi yang jelas halal gitu. Dilihat dari kalimatnya gitu sih ya, mereka belum tahu kalau es krimnya halal apa enggak. Jadi kehalalannya itu belum jelas gitu," jelas warganet.
"Intinya itu dia tidak pakai komposisi yang haram. Kalau dilihat dari ingredient bahan pembuatan produknya. Cmiiw," ujar warganet.
Berita Terkait
-
Tersebar Video Pekelahian Diduga Dilakukan Dua Remaja Wanita di Denpasar
-
Viral Video Penjual Bawang Merah Mengamuk Setelah Ditawar Dengan Harga Murah Oleh Pedagang di Kota
-
Tinggal Satu Rumah, Wanita Dapatkan Perilaku Tidak Wajar dari Mertuanya, Netizen: Mending Pindah
-
Cadel dan Memiliki Keterbatasan Fisik, Mahasiswa Ini Kena Bully Dosen Saat Berbicara: Nggak Jelas, Bahasa Apa Itu?
-
Dekor Pelaminan Tak Sesuai Dengan Foto, Langsung Dibongkar dan Ganti Baru, Netizen: Efek Jera Buat Tim Dekorasi
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Industri Kesehatan 2026: Ketika Kualitas Jadi Satu-Satunya Alasan Pasien Untuk Bertahan
-
Dua Hari, Lima Bencana Beruntun: BNPB Catat Longsor hingga Karhutla di Sejumlah Daerah
-
Polri Akan Terbitkan Red Notice Buron Kasus Chromebook Jurist Tan, Lokasinya Sudah Dipetakan
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart