Suara.com - Di dalam agama Islam, di dalam segala aktivitas dan cuaca dianjurkan untuk membaca doa tak terkecuali saat hujan turun. Doa turun hujan dapat dapat dibaca ketika hujan deras melanda, amalan ini juga diajarkan oleh Rasulullah SAW.
Hujan menjadi salah satu bentuk berkah dan rahmat yang datang dari Allah SWT dan kehadirannya patut kita syukuri. Kehadiran hujan sangatlah penting, karena dapat memberi manfaat bagi kehidupan di bumi.
Seperti membantu para petani mengairi tanaman di sawah atau kebunnya, sebagai pelancar sumber air di daerah yang temgaj dilanda kekeringan, membantu menyejukkan suasana atau hawa yang sedang panas, sebagai sumber air untuk hewan dan masih banyak lagi.
Di balik manfaatnya bagi kehidupan makhluk di bumi, terkadang hujan yang turun juga membawa bencana atau kemalangan bagi makhluk hidup. Seperti banjir, sungai yang meluap, tanah longsor, badai dan lain sebagainya.
Oleh sebab itu, sangat penting bagi umat Islam untuk mengamalkan bacaan doa turun hujan. Hal ini dilakukan supaya kita dapat meredam hal-hal yang tidak diinginkan.
Nabi Muhammad SAW juga menganjurkan umatnya untuk membaca doa ketika turun hujan. Hal ini disebabkan karena pada saat hujan turun pintu-pintu langit pasti terbuka lebar dan Allah akan mengabulkan doa umat-Nya. Pendapat ini seperti tertuang dalam sebuah hadits yang artinya:
"Sesungguhnya pintu-pintu langit dibuka saat perang fi sabilillah berkecamuk, turunnya hujan, ketika salat wajib, maka perbanyaklah berdoa pada waktu tersebut." (HR. Abu Hurairah).
Berikut ini beberapa doa turun hujan yang dapat dipanjatkan oleh umat muslim.
1. Doa Turun Hujan Biasa
Baca Juga: Doa Turun Hujan: Saat Berlangsung, Hujan Lebat dan Setelah Hujan
Allahumma shoyyiban nafi'an.
Artinya: "Ya Allah, turunkan lah pada kami hujan yang bermanfaat."
Anda juga dapat membaca doa lainnya yaitu:
Allahumma shayyiban haniyya wa sayyiban nafi'a.
Artinya: "Wahai Tuhanku, jadikan ini hujan terpuji kesudahannya dan menjadi aliran air yang bermanfaat".
2. Doa Turun Hujan Lebat Disertai dengan Angin
Berita Terkait
-
Doa Turun Hujan: Saat Berlangsung, Hujan Lebat dan Setelah Hujan
-
Doa Setelah Sholat Fardhu 5 Waktu, Mulai dengan Bacaan Istighfar
-
Doa Qunut Subuh: Bacaan Latin, Manfaat hingga Penggantinya Jika Tidak Hafal
-
2 Doa Pulang Haji yang Disunahkan Dibaca Jemaah Ketika Kembali ke Tanah Air
-
Bacaan Doa Keluar Rumah Lengkap dengan 8 Adab Keluar Rumah
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Dirut KAI Pastikan Tak Ada Pegawai Jadi Korban dalam Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
-
Saksi Mata Kecelakaan KRL Bekasi ke Media Asing: Semua Terjadi Sekejap Mata
-
Penampakan Pagi di Bekasi Timur: Lokomotif KA Argo Bromo Mulai Dipisahkan dari KRL
-
Green SM Buka Suara soal Kecelakaan Maut Bekasi Timur, Tegaskan Dukung Investigasi
-
Mendagri Ajak Pemda di Tanah Papua Perkuat Kolaborasi Dukung Program Perumahan
-
Taksi Diduga Picu Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Menhub Serahkan Investigasi ke KNKT
-
Media Asing soal Kecelakaan KA vs KRL di Bekasi: Kecelakaan Kereta Api Mematikan di Indonesia
-
Revisi UU Pemilu Didorong Transparan dan Segera Dibahas, DPR Soroti Jangan Ada 'Ruang Gelap'
-
Evakuasi Korban Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Masih Berlangsung, Kantong Jenazah Terus Berdatangan
-
Target 4 Tahun Jadi 1,5 Tahun, DPR Puji Kecepatan Mentan Amran Wujudkan Swasembada Beras!