Ketika hujan lebat disertai dengan angin dapat menyebabkan pohon-pohon tumbang. Agar terhindar dari mara bahaya, kita dianjurkan untuk membaca doa berikut:
Allahumma haawalaina wa laa 'alaina. Allahumma 'alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari.
Artinya: "Ya Allah, turunkan lah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turunkan lah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan
Rasulullah SAW saat angin kencang juga membaca doa seperti berikut ini:
Allahumma innii as-aluka khoirohaa wa khoiro maa fiihaa wa khoiro maa ursilat bih. Wa-a'uudzubika min syarrihaa wa syarri maa fiihaa wa khoiro maa ursilat bih.
Artinya: "Ya Allah, saya memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan yang ada di dalamnya, dan kebaikan yang Engkau kirim bersamanya. Dan saya berlindung kepada-Mu dari kejahatan angin ini, kejahatan yang ada di dalamnya, dan kejahatan yang Engkau kirim bersamanya."
3. Doa Turun Hujan Lebat Disertai dengan Petir
Selain doa turun hujan lebat disertai dengan angin, ada pula doa yang dapat dipanjatkan ketika hujan lebat disertai dengan petir. Berikut ini bacaan doa yang diriwayatkan dalam hadis Imam Malik:
Subhaanalladzii yusabbihur ro'du bihamdihi wal malaaikatu min khiifatih.
Baca Juga: Doa Turun Hujan: Saat Berlangsung, Hujan Lebat dan Setelah Hujan
Artinya: "Maha suci Allah yang dengan memuji-Nya bertasbih lah halilintar dan juga para malaikat karena takut kepada-Nya."
4. Doa Setelah Hujan
Tidak hanya doa saat turun hujan, umat Islam juga dianjurkan untuk membaca doa setelah turun hujan. Berikut ini bacaan doa setelah turun hujan:
Muthirnaa bifadllillaahi wa rohmatihi
Artinya: "Kita diberi hujan karena keutamaan dan rahmat-Nya." (HR. Bukhari: 1/205, Muslim: 1/83)
Itulah kumpulan doa turun hujan dan saat hujan reda. Anda dapat mengamalkannya ketika hujan turun agar hujan dapat mendatangkan keberkahan dan meredam agar tidak mendatangkan mala petaka bagi makhluk hidup.
Berita Terkait
-
Doa Turun Hujan: Saat Berlangsung, Hujan Lebat dan Setelah Hujan
-
Doa Setelah Sholat Fardhu 5 Waktu, Mulai dengan Bacaan Istighfar
-
Doa Qunut Subuh: Bacaan Latin, Manfaat hingga Penggantinya Jika Tidak Hafal
-
2 Doa Pulang Haji yang Disunahkan Dibaca Jemaah Ketika Kembali ke Tanah Air
-
Bacaan Doa Keluar Rumah Lengkap dengan 8 Adab Keluar Rumah
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
Terkini
-
10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Belum Teridentifikasi
-
Sebut Narasi Ferry Irwandi 'Sesat Pikir' di Kasus Chromebook, Pengamat: Hukum Itu Fakta, Bukan Opini
-
14 Orang Tewas di Tragedi Maut Bekasi Timur, Media Asing Soroti Keselamatan Transportasi RI
-
DPR Desak Pemerintah Benahi Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Maut di Bekasi
-
Basarnas Ungkap Alasan Lokomotif KA Argo Bromo Tak Langsung Dievakuasi: Ada Nyawa yang Terjepit
-
Buntut Kekerasan di Daycare Jogja, Komisi X DPR Segera Panggil Mendikdasmen untuk Evaluasi Total
-
Haru dan Cemas, Warga Padati Pos Pengaduan Cari Kabar Korban Tabrakan KRL
-
Krisis Tersembunyi di Balik Belanja Online: Tanpa Regulasi Jelas, Sampah Kemasan Jadi Bom Waktu
-
Dirut KAI: Evakuasi KA Argo Bromo 100 Persen Rampung, KRL ke Cikarang Masih Dihentikan
-
Kisah Mantan Penjudi Takut Nonton Pertandingan Piala Dunia 2026, Kenapa?