Suara.com - Apa yang biasanya dilakukan pengantin di atas pelaminan? Biasanya pengantin akan menjadi raja dan ratu sehari di agenda khusus tersebut, mereka hanya akan duduk di pelaminan sembari menyambut para tamu.
Namun yang dilakukan pengantin perempuan satu ini cukup membuat publik tercengang. Sebab bukannya duduk dan menikmati keseluruhan proses pernikahannya, pengantin ini justru terekam menyapu pelaminan.
Bahkan ia cekatan menyapu pelaminan masih dengan mengenakan busana pengantin, sanggul, rangkaian melati, serta sepatu hak tingginya.
"Ini nih mantu idaman .." celetuk akun Instagram @videopernikahan.id yang memviralkan video tersebut, dikutip Suara.com pada Rabu (27/7/2022).
Tampak pengantin laki-laki hanya duduk canggung di kursinya, menyaksikan sang istri yang sibuk menyapu pelaminan sekalipun agenda pernikahan mereka belum berakhir.
"Di hari spesialnya pelaminan kotor pun disapu sendiri loh Bun," ujar pemilik video melanjutkan. "Masih pakaii baju pengantin lengkapp .. Ihh uwuhh bangett."
Aksi tak biasa pengantin perempuan yang bahkan masih mengenakan kain jarik sebagai bawahannya ini menuai beragam respons warganet.
Entah apakah dimaksudkan sebagai konten belaka, namun aksi pengantin perempuan yang tidak terduga ini menjadi pro dan kontra di kalangan warganet.
"Kalo di tempatku ga boleh bersih-bersih sebelum acara selesai," komentar warganet.
Baca Juga: Kreatif, Warganet Ini Manfaatkan Galon Sekali Pakai untuk Talang Air
"Just konten, lagipula kasian amat dinilai jadi menantu idaman hanya karena nyapu. Seakan-akan kalo dia ga bisa nyapu ga bakal disebut menantu idaman," kata warganet.
"Beh mantu idaman cuman gara-gara nyapu ... art gw naik kelas ntar," ujar warganet.
"Justru nolak rezeki ini. Ga boleh," tutur warganet, merujuk pada mitos kalau pengantin menyapu di hari pernikahannya justru bermakna menyapu bersih rezeki untuk rumah tangganya.
"Kalau disini gak boleh bersih-bersih atau masak, katanya pamali," imbuh warganet lain.
"Si mempelai cewek: Tolong ini tamu undangan, kakinya di lap dulu di keset. Jangan ampe pasirnya naik," timpal yang lainnya.
Beberapa Mitos Pernikahan dalam Adat Jawa
Aksi pengantin yang menyapu pelaminan seperti di video di atas menuai pro dan kontra karena dikaitkan dengan mitos yang berkembang. Selain perkara menyapu di hari pernikahan, mitos apa lain yang banyak berkembang terutama dalam adat Jawa?
- Bulan Suro atau Muharram adalah bulan yang perlu dihindari.
- Larangan pernikahan antara anak pertama dan ketiga.
- Larangan pernikahan siji berjajar telu, yakni ketika Anda, pasangan, dan salah satu orang tua Anda adalah anak sulung.
- Rumah pasangan hanya berjarak lima langkah atau berseberangan.
- Perhitungan weton.
- Rumah pasangan dekat dengan rumah ipar.
Tag
Berita Terkait
-
Sudah Berusia 64 Tahun, Aktris Sharon Stone Banjir Pujian saat Tampil Topless
-
Bejat! Pria Manfaatkan Bus Transjakarta Penuh Penumpang dan Gerayangi Paha Wanita, Pas Diciduk Masih Berkelit
-
Kecanduan Mobile Legend, Pria Ini Tega Tinju Wajah Istri sampai Memar Akibat Geram Tak Diberi Hotspot
-
Ajak 15 Karyawan Makan Malam di Resto, Bos Malah Pergi Lupa Bayar, Tinggalkan Tagihan sampai Rp 11 Juta!
-
Minta Maaf Sebut Perundungan Anak Hal Biasa, Publik Soroti Wagub Jabar yang Wajarkan Candaan Bersetubuh dengan Hewan
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Kapolri Buka Suara soal Kasus Dugaan Penganiayaan Pelajar oleh Anggota Brimob di Maluku Tenggara
-
Tragedi Gajah Riau: Tiada Tahun Tanpa Kematian, Gading Hilang dan Kepala Dipotong Pemburu
-
Ketua Komisi III DPR Pastikan Kawal Kasus Kematian Anak 12 Tahun usai Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi
-
Waspada! WNA Australia Positif Campak Usai dari Bandung, Kemenkes Perketat Surveilans
-
Teror Berantai Ketua BEM UGM 2026: Kritik Kebijakan, Fitnah AI, hingga Ancaman ke Keluarga
-
Wakil Ketua Komisi VI Adisatrya Sulisto Soroti Kebijakan Impor Mobil Operasional KDKMP dari India
-
Tragedi Filisida Sukabumi: Bocah 12 Tahun Tewas di Tangan Ibu Tiri, Ini Penjelasan KPAI
-
BGN Tegaskan Tak Ada Pembagian MBG Saat Sahur, Ini Jadwalnya Selama Ramadan
-
Testimoni Wali Murid: Sekolah Rakyat Bawa Perubahan Nyata bagi Anak
-
Sinergi Kemensos dan Komisi VIII DPR Tingkatkan Layanan Korban Perdagangan Manusia