Beberapa netizen mengungkapkan alasan mengapa sekelompok wanita ini melakukan aksi mencuri karena kemiskinan. Kemiskinan mungkin saja menjadi alasan untuk melakukan tindakan melanggar hukum.
"Ketika masyarakat putus asa karena kenaikan harga pangan, mungkin hanya itu yang mampu mereka lakukan," ujar warganet.
Di sisi lain, banyak yang mengatakan bahwa keputusasaan tidak boleh menjadi alasan seseorang untuk melakukan pencurian.
"Anak yang minum susu tidak akan diberkati," terang warganet.
Selain itu, banyak netizen yang menyebut bahwa komplotan tersebut lebih terlihat seperti sindikat pencurian karena tindakan mereka terlihat seperti telah dilakukan berkali-kali.
"Orang seperti ini sudah terbiasa mencuri. Mungkin itu sebabnya mereka tidak terlihat takut, tetapi mereka juga tidak memikirkan bagaimana ada CCTV di semua supermarket," kata warganet.
"Suatu saat, kelompok seperti ini tertangkap. Saat bagasi mobil mereka dibuka, ditemukan kaleng susu bubuk yang mahal," tulis netizen lain.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Benarkah Dua Intelijen Malaysia Menyerang Lalu Jokowi Perintahkan Tembak di Tempat?
-
Calon Suami Ketahuan Dimandikan Oleh Ibunya, Wanita Ini Pilih Batalkan Acara Pernikahan
-
IU Bakal Jadi Musisi Wanita Pertama yang Gelar Konser di Jamsil Stadium?
-
Semenanjung Malaysia Blackout, Gardu Utama Rusak
-
Niat Cari Dukun Buat Selidiki Perselingkuhan Suami Brondong, Nenek-nenek Malah Kena Tipu Rp 200 Juta Lebih
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan