Suara.com - Siapa yang tidak tergiur dengan barang murah? Rasanya nyaris tidak ada yang menolak mempertimbangkan faktor harga ini saat berniat membeli barang, termasuk di e-commerce.
Begitu pula dengan bapak-bapak di video unggahan akun Instagram @matarakyat_sumbar berikut ini. Ia terlihat melampiaskan amarah diduga kepada kurir lantaran paket yang diterimanya tidak sesuai harapan.
Bagaimana tidak? Ia sudah membayar sebesar Rp56.000 untuk membeli sebuah barang secara online, tetapi barang yang diterima jauh dari ekspektasinya. Sebab ia merasa membeli sebuah handphone dengan uang tersebut, tetapi yang datang malah sebungkus sabun colek.
"Viral seorang bapak pesan HP seharga Rp 56.000,- yang datang hanya sabun sunlight," tulis @matarakyat_sumbar mengenai video yang bersumber dari TikTok tersebut, dikutip Suara.com, Jumat (29/7/2022).
Video tampak diawali dengan amukan seorang pria bertopi yang baru saja membuka paket yang diterimanya.
Tak ada keterangan apakah paket tersebut diantar secara cash on delivery (COD) atau memang sengaja dibuka di hadapan kurir.
Namun dari perdebatan yang terdengar, sang kurir berusaha menerangkan kalau ia tidak tahu soal isi barang tersebut. Karena itulah, jika isinya tidak sesuai maka pembeli seharusnya komplain ke penjual alih-alih memarahi kurir.
"Saya pesannya HP, bukan sabun sunlight," protes pria itu.
"Ya (tapi) HP Rp56.000 itu (juga) nggak mungkin," sanggah kurir, mencoba menerangkan kalau pembelinya pun sudah salah lantaran tidak berhati-hati saat berbelanja online.
"(Tapi) masa sabun cuci segini Rp56.000?" Pria itu masih melanjutkan komplainnya, kali ini sambil menunjukkan ukuran sabun colek yang didapatkannya.
Dipantau di keseluruhan durasi video, sabun colek yang diterima bapak itu memang berukuran kecil serta hanya ada sebungkus, sangat tidak sepadan dengan uang yang telah dikeluarkan.
Kurir pun menolak dituduh menipu lantaran ia juga tidak tahu isi paket yang dikirimkan. Bahkan sekilas terdengar ajakan untuk melaporkan peristiwa ini kepada polisi.
"Saya nggak mau dituduh (sudah) buka barangnya. Kalau (belanja) online itu nggak ada hubungannya dengan kurir. Saya nggak tahu, Bapak komplainnya sama penjual," terang kurir tersebut berkali-kali.
Meski sudah terjadi beberapa kali, peristiwa serupa masih saja dialami oleh sejumlah orang, terutama mereka yang tidak berhati-hati ketika bertransaksi secara online.
Karena itulah, warganet juga beramai-ramai mendesak calon pembeli di e-commerce untuk membaca deskripsi barang sebaik-baiknya. Jangan sampai membeli sesuatu sekadar karena tergiur dengan harganya yang miring.
"Makanya, Pak, kalau mau belanja online itu baca dulu deskripsinya. Jangan asal murah tapi tak tahu apa yang di deskripsinya," ujar @matarakyat_sumbar menyarankan.
"Makanya Pak jangan liat harga murah aja. Itu gunanya video unboxing, Pak. Kalau ragu, ndak usah terima dan jangan dibuka, Pak. Lagian HP apa tuh 56 ribu," komentar warganet.
"Ya pakai logika juga Pak! Kalau pakai logika, nggak ada HP dijual harga 56.000," kritik warganet.
"Itu mungkin misteri box," imbuh warganet lain, masih menduga penyebab pria itu sampai tertipu dan membeli sabun colek seharga Rp56.000.
"Kalau misal yang antar Pak Pok dari PT POS, Bapak juga mau marah-marah? Kalau ndak bisa belanja onlen... jangan belanja Paaak. Jangan kurir yang cuma antar barang malah dimarahi..." timpal yang lainnya.
Tips Agar Tetap Aman dan Tidak Tertipu Saat Berbelanja Online
Saat ini praktik belanja online sudah sangat mudah dilakukan, salah satunya karena jaringan internet yang semakin luas jangkauannya. Namun, tak bisa dipungkiri, metode belanja praktis ini juga memiliki beberapa poin negatif termasuk rawan penipuan.
Karena itulah, pembeli juga harus waspada saat berbelanja online sehingga tidak sampai menjadi korban penipuan.
Melansir laman wantiknas.go.id, ada setidaknya 6 tips yang bisa diterapkan agar pengalaman belanja online tetap aman dan nyaman. Apa saja?
- Pilih e-commerce terpercaya
- Perhatikan verifikasi e-commerce
- Periksa rating
- Baca ulasan dan deskripsi produk
- Pilihlah cara membayar yang aman
- Jangan pernah bagikan kode rahasia
Berita Terkait
-
Viral Bocah Nangis Pulang Sekolah, Curhat Semua Temannya Dijemput Ibu: Vino Nggak Punya Mama
-
Temukan Uang di Jalanan, Warganet Khawatir: Hati-hati Tumbal Pesugihan
-
Lagi Salat, Perempuan Ini Dibuat Panik Gegara Tikus Berjalan di Kepalanya, Warganet: Lebih Seram dari Makmum Gaib
-
Kado Unik saat Nikah, Pengantin Ini Dapat Hadiah Kambing di Atas Pelaminan
-
Viral Harga Sarapan Hanya Rp 1000, Porsinya Bikin Kaget
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak