Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika atau Kominfo terutama sang menteri, Johnny G Plate, kini mendapat sorotan utama dari masyarakat usai getol menggalakan aturan terkait Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat.
Sebagai imbas aturan tersebut, beberapa situs besar seperti Steam hingga PayPal diblokir per Sabtu (30/7/2022) lantaran urung mendaftar ke Kominfo sebagai PSE Lingkup Privat.
Aturan tersebut juga tak lepas dari kehadiran sosok Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) yang mencanangkan penggalakan PSE , yakni Johnny Gerard Plate.
Berikut profil Johnny Plate, sosok Menkominfo yang galakkan aturan PSE.
Biodata Johnny Plate: Politisi kelahiran NTT
Sosok pebisnis sekaligus politisi tersebut lahir dengan nama Johnny Gerard Plate pada 10 September 1956 di Ruteng, Nusa Tenggara Timur.
Johnny kini memiliki seorang istri bernama Maria Ana dan dikaruniai dengan 3 orang anak.
Perjalanan pendidikan
Sebelum mencicipi karier di bidang politik, Johnny terlebih dahulu berprofesi sebagai seorang pebisnis. Ilmu dan kiat-kiat berbisnis yang Johnny miliki didapatkan semasa kuliah di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta.
Baca Juga: Deretan Kebijakan Kontroversial Kominfo, Hobi Blokir hingga Aturan PSE
Ia lulus dan mendapatkan ijazah dari perguruan tinggi tersebut pada 1986. Usai lulus dari Atma Jaya, Johnny kemudian menekuni bisnis di bidang alat-alat perkebunan.
Tak cukup di situ, Johnny juga menjajal berbagai bidang bisnis sebelum akhirnya tertarik masuk ke dunia politik
Jadi aktivis dan masuk ke dunia politik
Semasa duduk di bangku kuliah, Johnny tergabung dalam wadah aktivis mahasiswa yakni Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI).
Kemudian, rasa keinginan Johnny untuk menjajal dunia politik berangsur-angsur semakin bertambah melalui aktivisme tersebut.
Dikutip dari laman resmi Partai NasDem, kini Johnny menjabat sebagai Sekretaris Jendral, menemani sang ketua umum partai, Surya Paloh.
Berita Terkait
-
Deretan Kebijakan Kontroversial Kominfo, Hobi Blokir hingga Aturan PSE
-
Apa Itu Github? Situs Andalan Programmer, Sempat Terancam Diblokir Kominfo
-
Apa Itu PayPal yang Diblokir Kominfo dan Alasan Para Freelancer Menjerit Kecewa?
-
Buntut Steam Diblokir Kominfo, Diduga Alamat Rumah Johnny G Plate Disebar di Medsos
-
Apa Itu Steam? Diblokir Kominfo Karena PSE hingga Bikin Gamers Murka
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing