Suara.com - Seorang wanita ditemukan tergeletak di pinggir jalan setelah terkena tikaman pisau. Pelaku penikaman merupakan mantan kekasih dari wanita ini.
Melansir dari OHBULAN!, kejadian penikaman tersebut terjadi di Jalan Tun Sri Lanang, Melaka, Malaysia.
Saat ditemukan, tubuh wanita tersebut telah bersimbah darah.
Korban tersebut diketahui berumur 23 tahun.
Akibat dari penikaman, wanita tersebut mengalami luka serius di tangan. Ia bersama satu temannya yang juga menjadi korban langsung dilarikan ke RS Melaka.
Teman dari wanita ini mengalami luka serius di bagian telinga.
Kedua korban mengaku sedang berjalan pulang dari tempat kerja. Tiba-tiba di tengah perjalanan, keduanya didekati oleh pria tersebut yang telah membawa senjata tajam berupa pisau.
Sebelum mencoba menikam, wanita tersebut berhasil menahan, tapi gagal.
Setelah melakukan penikaman, pelaku dikabarkan menyerahkan diri ke Mapolres Melaka setelah dibujuk oleh anggota keluarganya.
Baca Juga: Ramai Pria Berusia 50 Tahun Buka Lowongan Cari Istri, Kriterianya Begini
Pria tersebut terkena Pasal 326 KUHP karena dengan sengaja menyebabkan luka serius.
"Saat penggerebekan di rumahnya, kami menyita pakaian yang diyakini dipakai tersangka pada saat kejadian dan memberi tahu anggota keluarganya tentang kasus tersebut. Siang tadi, tersangka menyerahkan diri di Kepolisian Melaka Tengah," keterangan yang dikutip dari OHBULAN!.
Menurut laporan media setempat, kejadian penikaman tersebut terjadi karena mantan pacar dari wanita ini emosi setelah ajakannya untuk pergi bersama ditolak. Padahal keduanya dikabarkan telah putus hubungan sejak dua minggu yang lalu.
Sebelum pelaku menyerahkan diri, seorang pengguna Twitter yang akrab disapa Yuni juga sempat meminta masyarakat untuk menyebarluaskan dan melacak keberadaan mantan kekasih dari wanita ini.
Yuni turut membeberkan nomor STNK milik pelaku di media sosial.
Melalui foto yang beredar, dapat dilihat keadaan wanita yang menjadi korban penikaman terbaring di aspal jalan dengan posisi masih mengenakan helm.
Berita Terkait
-
Profil Sarina Wiegman, Pelatih yang Bawa Timnas Inggris Juara Euro Wanita 2022
-
Ramai Pria Berusia 50 Tahun Buka Lowongan Cari Istri, Kriterianya Begini
-
Mengenal Yoshimi Yamashita, Wasit Wanita Jepang Pertama di Piala Dunia 2022
-
Wanita Minta Cerai Gegara Suami Selingkuh dengan Siswa SMA, Lelakinya Ogah Pindah Rumah
-
Tepergok Buntuti Korban di Mal, Pria Cabul yang Rekam Celana Dalam Cewek di Central Park Ditangkap Satpam
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
Terkini
-
Israel Porak-poranda Dibom Iran, Tunggu Waktu Kehancuran Zionis
-
Bias AI Matikan Karier Perempuan: Diam-diam Robot Hilangkan Wanita Profesional
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Sudah Terjual 60 Persen di KAI Daop 1, Cek Sisa Kursi Sebelum Kehabisan!
-
BPJS Kesehatan: Layanan JKN Tetap Optimal Selama Libur Lebaran 2026
-
Nggak Mau Dianggap Ambil Uang Rakyat, Ahmad Sahroni Pilih Donasikan Gaji DPR ke Kitabisa
-
Mengenal Pertahanan Mosaik: Taktik Perang Iran yang Bikin AS dan Israel Boncos
-
Stok Minyak Indonesia Hanya 21 Hari, Pakar Ungkap Fakta di Balik Cadangan Energi Nasional
-
Pemerintah Revitalisasi 72 Sekolah Terdampak Bencana di Pidie Jaya: Habis Anggaran Rp 86,7 Miliar
-
Update Korban Perang: 1.332 Rakyat Iran Tewas Dibom Rudal AS-Israel
-
Ingatkan Pemerintah Jangan Terburu-buru Naikkan Harga BBM, DPR: Harus Jadi Opsi Paling Akhir