Suara.com - Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membeberkan target partainya pada Pemilu 2024 mendatang, yakni ingin bertengger di tiga besar atau setidaknya memperoleh suara sebanyak 14 sampai 15 persen.
Hal itu disampaikan AHY usai memimpin langsung jajaran Demokrat mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai calon peserta Pemilu 2024.
AHY awalnya mengatakan, Demokrat memang mengalami pasang surut dalam perjalanannya mengikuti pemilu. Pada 2009 Demokrat bisa menang dengan perolehan suara terbanyak, sementara pada 2014 dan 2019 Demokrat terseok-seok.
Putra Sulung Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono ini menegaskan, pada Pemilu 2024, Demokrat ingin bangkit dari keterpurukan dua edisi pemilu sebelumnya.
"Kami berniat dan tentunya berikhtiar tentunya berdoa semoga demokrat tahun 2024 bisa bangkit kami pernah berjaya betul," kata AHY di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Jumat (5/8/2022).
"Namun tentu layaknya kehidupan roda berputar dan suka dukanya Demokrat mengalami juga pasang surut 2014 dan 2019. Kami tentu hanya bisa sekuat tenaga berjuang kembali bangkit. Paling tidak kami berupaya untuk masuk kembali pada berada papan atas tiga besar," sambungnya.
Ia juga menyampaikan, pihaknya ingin setidaknya mengisi seluruh daerah pemilihan Pemilu 2024. Untuk perolehan suara sendiri di Pemilu 2024, AHY berharap bisa meraih setidaknya 14 sampai 15 persen elektabilitas.
"Hari ini kami memiliki 54 anggota dpr di senayan dikonversi sekitar 9,3 persen untuk kursi DPR RI. Dan jika bisa memenuhi seluruh dapil 80 dapil atau lebih dari itu jika sudah resmi pemekaran di papua maka mudah-mudahan mencapai 14-15 persen perolehan suara," katanya.
Baca Juga: Sebelum Daftar Pemilu 2024 ke KPU, AHY Kumpulkan 34 Ketua DPD Demokrat
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra
-
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban
-
Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung
-
PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang
-
PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik
-
DPR Restui TNI Buru Begal Jakarta, Tapi Ingatkan Aturan Main
-
Bukan Pesantren! Padepokan Padhang Ati Pekalongan Ternyata Bodong, Pimpinannya Cabuli Banyak Wanita
-
Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet