Suara.com - Memasuki bulan Muharram, terdapat satu hari yang disebut paling istimewa dan memiliki kemuliaan di sisi Allah SWT, yaitu hari Asyura tanggal 10 Muharram. Ternyata sejarah 10 Muharram sangatlah panjang mulai dari zaman Nabi-Nabi sebelum Nabi Muhammad SAW hingga masa Nabi Muhammad SAW.
Maka karena itulah Nabi Muhammad SAW menyatakan Asyura sebagai hari istimewa sebab mempunyai sejarah. Menurut beberapa riwayat disebutkan bahwa banyak sekali peristiwa penting yang terjadi di hari itu pada masa yang lalu.
Beberapa peristiwa itu di antaranya disebutkan sebagai berikut:
1. Nabi Adam 'alaihissalam bertobat kepada Allah dari dosa-dosanya dan tobat tersebut diterima oleh Allah di hari Asyura.
2. Berlabuhnya kapal Nabi Nuh di bukit Zuhdi dengan selamat, setelah penduduk dunia dilanda banjir yang menghanyutkan dan membinasakan.
3. Selamatnya Nabi Ibrahim 'alaihissalam dari siksa raja Namrud, berupa api yang membakar.
4. Nabi Yusuf 'alaihissalam dibebaskan dari penjara Mesir akibat fitnah.
5. Nabi Yunus 'alaihissalam, keluar dari perut ikan hiu.
6. Nabi Ayyub 'alaihissalam disembuhkan Allah dari penyakit kulitnya yang menjijikkan.
Baca Juga: Keutamaan Hari Asyura dan Amalan Sunnahnya Bagi Umat Muslim
7. Nabi Musa 'alaihissalam dan umatnya kaum Bani Israil selamat dari kejaran Fir’aun di Laut Merah. Beliau dan umatnya yang berjumlah sekitar lima ratus ribu orang selamat ketka memasuki gurun Sinai untuk kembali ke kampung mereka.
Masih banyak lagi peristiwa lain yang terjadi di hari sepuluh Muharram itu, yang menjadikannya sebagai hari yang bersejarah. Hari Asyuta disebut sebagai hari yang penuh kenangan dan pelajaran yang berharga.
Amalan 10 Muharram
Sebagai hari yang istimewa karena mempunyai sejarah penting, pada hari Asyura atau 10 Muharram umat islam sangat dianjurkan melakukan sejumlah amalan sunnah untuk memperingatinya.
Nabi Muhammad menyampaikan terdapat amalan yang dapat dikerjakan pada 10 Muharram atau hari Asyura bagi semua umat Islam. Amalan di 10 Muharram atau hari Asyura dikerjakan sebagai wujud rasa syukur kepada Allah serta mengenang kejadian di hari tersebut. Selain itu amalam di 10 Muharram ini dapat meningkatkan iman dan takwa pada Allah.
Merujuk pada asal mula Asyura, namanya didapat dari bahasa Arab yang artinya hari ke sepuluh di bulan Muharram. Nabi Muhammad SAW pernah ditanya oleh sahabat tentang keistimewaan hari 10 Muharram atau Asyura.
Sayyidah Aisyah, istri Rasulullah menyatakan bahwa hari Asyura merupakan hari bagi orang-orang Quraisy berpuasa di masa Jahiliyah, Rasulullah pun juga ikut mengerjakannya. Setelah Nabi berhijrah ke kota Madinah beliau rutin mengerjakan puasa itu dan memerintahkan para sahabat agar mereka berpuasa juga. Setelah diwajibkannya puasa di bulan Ramadhan, Nabi SAW menetapkan:
“Barangsiapa yang menghendaki berpuasa Asyura puasalah dan siapa yang tidak suka boleh meninggalkannya." (HR. Bukhari, No: 1489; Muslim, No: 1987)
Ibnu Abbas seorang sahabat meriwayatkan saat Nabi berhijrah ke Madinah, beliau tak sengaja menjumpai orang-orang Yahudi yang sedang mengerjakan puasa Asyura. Nabi pun bertanya terkait alasan mereka berpuasa. Mereka pun menjawab:
“Allah telah melepaskan Musa dan Umatnya pada hari itu dari (musuhnya) Fir’aun dan bala tentaranya, lalu Musa berpuasa pada hari itu, dalam rangka bersyukur kepada Allah”. Nabi bersabda : “Aku lebih berhak terhadap Musa dari mereka." Maka Nabi pun berpuasa pada hari itu dan menyuruh para sahabatnya agar berpuasa juga." (HR. Bukhari; No: 1865 & Muslim, No: 1910)
Berdasarkan uraian di atas, jelas bahwa hari Asyura atau 10 Muharram merupakan hari bersejarah yang sangat diagungkan dari masa ke masa. Kita sebagai umat Islam hendaknya menyambut hari itu dengan mengambil pelajaran yang bermanfaat dari sejarah masa lalu.
Itulah tadi ulasan mengenai sejarah 10 Muharram yang dianggungkan dari masa ke masa. Semoga menambah keimanan dan ketakwaan kita terhadap Allah SWT.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
Keutamaan Hari Asyura dan Amalan Sunnahnya Bagi Umat Muslim
-
Doa Buka Puasa Asyura Ada 2 Versi, Berikut Bacaan Latin dan Artinya
-
Sejarah Saqifah Bani Saidah, Ketika Sahabat Mencari Pengganti Rasulullah SAW
-
Info Puasa Asyura 8 Agustus 2022 Lengkap: Bacaan Niat, Hukum dan Keutamaannya
-
Pahala Puasa Asyura dan Tasua, Ibadah Sunnah Anjuran Rasulullah SAW
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Potret Masalah Pangan Jakarta Jelang Ramadan, Apa Saja?
-
Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan
-
Jaga Stabilitas Harga Daging Jelang Ramadan di Jakarta, Dharma Jaya Impor Ratusan Sapi
-
Santunan Korban Bencana Sumatra Disalurkan, Mensos Sebut Hampir Seribu Ahli Waris Terbantu
-
PDIP Sebut 100 Persen Warga Indonesia Bisa Mendapatkan BPJS Gratis, Begini Kalkulasinya
-
Adu Mulut Menteri Keuangan dan Menteri KKP Bikin PDIP Geram: Jangan Rusak Kepercayaan Pasar!
-
Wamensos Agus Jabo Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Korban Penganiayaan di Cengkareng Kini Dilaporkan Balik Pelaku
-
Pemerintah Kucurkan Dana Tunggu Hunian Rp600 Ribu Per Bulan, Pembangunan Huntap Capai 15.719 Unit
-
Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga