Putri hingga kini belum menjalankan pemeriksaan karena kondisinya yang belum stabil. Namun untuk kali pertama, Putri muncul ke publik saat akan menjenguk suaminya Ferdy Sambo di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok.
Namun, Anam mengatakan, pemeriksaan terhadap Putri belum menjadi prioritas karena pada Rabu (10/8/2022), Komnas HAM mengagendakan pendalaman keterangan dari Puslabfor Polri terkait uji balistik.
"Tapi prioritas kami saat ini adalah balistik," kata Anam.
Pada kasus kematian Brigadir J, keterangan Putri sangat penting bagi Komnas HAM. Laporan awal kepolisian, nama istri Ferdy Sambo disebut sebagai terduga korban pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J. Hal itu pula disebut menjadi pemicu Bharada E melakukan penembakan ke Brigadir J.
Muncul di Publik
Untuk kali pertama, Putri muncul ke hadapan publik menjenguk suaminya di Markas Korps Brimob Polri Kelapa Dua Depok pada Minggu (7/8/2022).
"Saya Putri bersama anak-anak, saya mempercayai dan tulus mencintai suami saya,” ucap Putri di Kelapa Dua, Depok.
Kedatangan mereka untuk membawakan baju ganti untuk sang jenderal bintang dua itu. Namun upaya itu gagal usai petugas tidak memberikan izin.
"Hari ini kita berusaha untuk bertemu, tapi belum diberikan izin mudah-mudahan besok, semoga dapat diberikan izin,” kata Kuasa hukum Putri Candrawathi, Arman Hanis di Depok.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara