Suara.com - Beredar di media sosial video rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi sekelompok pemuda mabuk-mabukan, buang air kecil sembarangan, hingga mengotori lapangan yang akan digunakan untuk acara 17 Agustus.
Video rekaman CCTV tersebut kemudian diunggah oleh akun Instagram @portalsemarang pada Senin (07/08/22).
Hingga saat ini, video unggahan tersebut telah ditayangkan sebanyak 126 ribu kali.
Dalam video yang diunggah, terlihat 4 orang pemuda sedang berada di lapangan yang telah dibersihkan warga untuk kegiatan 17 Agustus.
Kejadian tersebut terjadi pada malam hari dan diduga terjadi lapangan RW 9 Kelurahan Kembangarum.
Tiga orang pemuda tampak sedang duduk-duduk di pinggir lapangan. Di tengah-tengah para pemuda yang sedang duduk-duduk tersebut terlihat beberapa gelas yang diduga digunakan untuk minum-minum.
Salah seorang pemuda berkaus putih terlihat melemparkan botol minuman keras.
Bukan hanya itu, salah seorang pemuda tampak sedang buang air kecil di area lapangan tersebut.
Usai buang air kecil, ia kemudian berjalan ke arah tiga orang temannya yang sedang duduk-duduk santai sambil merokok.
Baca Juga: Peringati HUT Kemerdekaan RI, 200 WNI di Sri Lanka Ikut Lomba 17 Agustus
Di akhir video yang diunggah, tampak pecahan botol miras yang dibuang oleh salah satu pemuda ke arah tengah lapangan.
Video ini pun sontak mendapatkan sorotan dari warganet. Warganet melontarkan beragam komentar atas perilaku para pemuda tersebut.
"Ya Allah itu panitia capek-capek bersihin buat acara jalan sehat lho," kata warganet.
"Info brantas? Aku udah geregetan. Udah disapu malah dikotori. Mentang-mentang orang kampung malah bawa orang luar. Mabuk-mabukan, berisik," ungkap warganet.
"Ciduk pak ciduk. Kalau udah keciduk langsung serahkan ke warga, biar disuruh bersihin sama ngecat ulang lapangannya. Mantap," terang warganet.
"Misal ketangkap, tolong jangan dipukuli, jangan lapor polisi. Diiket ke pohon di tengah kebun aja, biar uji nyali semalaman," ujar warganet.
Berita Terkait
-
Jelang Perayaan HUT RI, Satgas Covid-19 Minta Masyarakat Jangan Lupakan Protokol Kesehatan
-
Alasan Polisi Menahan Roy Suryo Karena Mengkhawatirkan Hilangnya Barang Bukti
-
Promo 17 Agustus: Tiket Kereta Murah Mulai Rp 17 Ribu, Simak Caranya!
-
Pemuda di India Punya Cara Aneh Supaya Bisa Mabuk hingga 12 Jam, Minum Rebusan Kondom Rasa
-
Catat! Syarat Ikut Upacara 17 Agustus di Istana Negara
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua