Suara.com - Seperti yang kita ketahui, kemerdekaan negara kita diprakarsai oleh Ir. Soekarno yang kemudian diangkat menjadi Presiden RI pertama. Selain Bung Karno, siapa tokoh proklamasi kemerdekaan RI? Simak penjelasannya di bawah ini.
Dalam laman literasinya, Gramedia menulis bahwa Mohammad Hatta adalah salah satu tokoh proklamasi kemerdekaan. Namun selain beliau, ada beberapa yang namanya jarang tersorot, padahal memegang peranan yang tak kalah penting dalam peristiwa proklamasi RI.
Tanpa mengesampingkan pengorbanan dan perjuangan pejuang Indonesia yang sudah mempertaruhkan nyawanya di medan perang, berikut tokoh proklamasi kemerdekaan yang disebut-sebut menjadi ujung tombak para pahlawan.
Para tokoh proklamasi ini berperan dalam merumuskan, menyusun, hingga menjalankan proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945. Mari kita mulai dari Bung Karno.
1. Ir. Seokarno
Lahir di Blitar tahun 1901, Presiden RI pertama ini kerap disapa Bung Karno. Nama panjangnya adalah Koesno Sosrodihardjo dan ia lahir dengan darah bangsawan atau priyayi.
Ayahnya seorang guru bernama Raden Soekami dan ibunya, wanita berdarah Bali keturunan ningrat bernama Ida Ayu Nyoman Rai. Ia salah satu rakyat Indonesia yang beruntung karena bisa mengenyam pendidikan tinggi.
Bung Karmo lulus dari Technische Hoogeschool te Bandoeng (sekarang Institut Teknologi Bandung) pada tahun 1925 dan mengambil jurusan teknik sipil. Soekarno dinyatakan lulus ujian insinyur pada 25 Mei 1926.
Pada 17 Agustus 1945, tak lama setelah Jepang ditaklukan Sekutu, atas desakan aktivis pemuda yang sempat menculiknya ke Rengasdengklok, Bung Karno dan Bung Hatta diangkat jadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang pertama.
Baca Juga: Sadar Enggak Sih, Kenapa Ya Foto Peristiwa Proklamasi Indonesia Hanya Sedikit?
2. Drs. H. Mohammad Hatta
Selama ini kita mengenal Bung Hatta sebagai wakil presiden pertama RI, namun sebelum itu, beliau berjasa sebagai penyusun teks proklamasi. Beliau juga yang ikut memproklamasikan kemerdekaan RI dan bersama Bung Karno, Bung Hatta menandatangani teks proklamasi tersebut.
Kalimat “hal-hal tentang pemindahan kekuasaan dan lain-lain dilaksanakan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya” datang dari buah pikiran beliau. Bung Hatta mendampingi IBung Karno dalam upacara proklamasi dengan pakaian serba putih.
3. Fatmawati
Kemudian muncul nama ibu Fatmawati sebagai salah satu tokoh proklamasi kemerdekaan RI dengan jasanya menjahit bendera Sang Saka Merah Putih yang dikibarkan ketika upacara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.
Kala itu, ibu Fatmawati yang merupakan istri Bung Karno tengah hamil besar dan dengan kemampuan yang terbatas, beliau menjahit bendera itu menggunakan mesin jahit Singer yang dijalankan dengan tangan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar
-
Berduka dari Abu Dhabi, Megawati Kenang Kesederhanaan Keluarga Jenderal Hoegeng dan Eyang Meri
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini
-
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi