Suara.com - Beredar video Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, yang disebut sedang memberikan perintah langsung kepada Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Komjen Agus Andrianto, untuk tidak ragu dalam mengusut kasus pembunuhan Brigadir J.
Klaim tersebut diunggah oleh salah satu media online Pojoksatu.
Dalam artikelnya, Pojoksatu menuliskan judul, "Luhut Panjaitan Tak Peduli Beking Ferdy Sambo, Minta Jenderal Ini Usut Sampai ke Akar-akarnya, Jangan Ragu-ragu".
Artikel tersebut terbit pada Jumat (12/08/22).
Setelah ditelusuri, artikel tersebut muncul setelah ada unggahan video TikTok yang diunggah ulang oleh akun Twitter @UmarHasibuan77 pada Rabu (10/08/22).
Dalam potongan video tersebut, Luhut Binsar Pandjaitan memerintahkan Komjen Agus Andrianto untuk tidak ragu-ragu dalam bertindak.
"Saya minta kepada Kabareskrim, Pak Jendral Agus. Komjen Agus jangan ragu-ragu. Saya nggak ada urusan siapa dia. Nggak ada urusan backing-backing. Pokoknya sampai ke akar-akarnya kita cabut aja nanti," kata Luhut Panjaitan.
Oleh Pojoksatu, video tersebut dikaitkan dengan kasus pembunuhan Brigadir J.
Lalu benarkah klaim tersebut?
Baca Juga: Bharada E Ganti Pengacara Lagi, Kini Didampingi Pilihan Sendiri dan Orang Tua
Penjelasan
Setelah beredarnya kabar tersebut, Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Jodi Mahardi, mengklarifikasi video yang mengatasnamakan Luhut Binsar Pandjaitan.
Jodi menegaskan bahwa ucapan Menko Luhut Binsar Pandjaitan dalam video tersebut ditujukan untuk penanganan kasus Covid-19 dalam kapasitasnya sebagai Koordinator PPKM Darurat.
Video tersebut tidak ada kaitannya dengan proses penyidikan kasus pembunuhan anggota Polri yang sekarang sedang berlangsung.
Kutipan Menko Binsar Pandjaitan di video yang beredar tersebut merupakan potongan dari konferensi pers yang ditayangkan beberapa stasiun televisi pada 3 Juli 2021.
"Dalam konteks saat itu, Pak Menko yang sedang menangani PPKM Darurat meminta Komjen Agus untuk menindak tegas pihak-pihak yang menaikkan harga obat-obatan yang dibutuhkan untuk penanganan pasien covid. Sehingga tidak benar framing video yang sekarang beredar itu," tegas Jodi dikutip melalui siaran pers.
Tag
Berita Terkait
-
Profil Seali Syah Istri Brigjen Pol Hendra Kurniawan, Bukan Sembarang Orang, Lantang Tantang Ferdy Sambo Ungkap Sejujurnya
-
Kerap Berdandan Maksimal, Hair Stylist Istri Ferdy Sambo Sama Dengan Luna Maya
-
Kebohongan Ferdy Sambo Bakal Diuji Komnas HAM Pada Pemeriksaan Sore Ini
-
Setelah LPSK, Komnas HAM Juga Batal Periksa Istri Ferdy Sambo Hari Ini
-
Terlihat Rentetan Gerak-gerik Ferdy Sambo di CCTV Sebelum Eksekusi Brigadir J
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Kado Pahit Jelang May Day, Perusahaan Global Commscope Diseret ke Meja Hijau PN Jakpus Soal PHK
-
Ogah Gabung May Day Bareng Prabowo, KPA Ingatkan Masalah Buruh-Petani dan Nelayan Belum Rampung
-
Kabar Baik Usai Kecelakaan Bekasi! KAI: 99% Kereta Kembali On Time, 20 Ribu Tiket Tuntas Direfund
-
Maut Tak Kasatmata: Leher Terjerat Benang Misterius, Pemotor di Karawang Tewas Berlumur Darah
-
Aliansi GEBRAK Bongkar Fakta Kekerasan Agraria, DPR Diminta Tak Lagi Diam
-
Pecah Telur ke Jakarta di Usia 60 Tahun, Buruh Cilacap Ini Rela Antre Sembako di Tengah Aksi May Day
-
KPA Tolak May Day Fiesta, Soroti Masalah Buruh hingga Petani Belum Tuntas
-
Aksi May Day di Monas 'Banjir' Sembako dari Istana
-
Gus Lilur Bongkar Peta Kekuatan Muktamar NU, 400 Suara Mengerucut ke Satu Poros?
-
Imbas May Day di DPR, Pintu Keluar Tol Slipi Ditutup: Cek Rute Alternatif Tomang-Tanjung Duren