Suara.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Sumatera Barat menyatakan bahwa pihaknya memohon agar Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto maju kembali dalam pencapresan di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Hal itu dinyatakan dalam forum Rapimnas Gerindra, di SICC, Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/8/2022). Masing-masing perwakilan dari DPD dan sayap partai diminta untuk menyampaikan pandangan umum terkait dengan pencapresan Prabowo di pemilu 2024.
"Kami semua kader Gerindra di Sumbar bersepakat untuk kembali memenangkan Prabowo. Sungguh senang masyarakat Sumbar jika Prabowo bersedia kembali maju calon presiden 2024," kata Ketua DPD Gerindra Sumbar, Andre Rosiade di lokasi.
Andre mengatakan kalau Gerindra Sumatera Barat menyatakan komitmen untuk menyerahkan proses pemilu, pilpres, pileg, penentuan cawapres hingga strategi pemenangan di Pemilu 2024 mendatang kepada Prabowo.
"Kami DPD, DPC, PAC hingga ranting se-Sumatera Barat akan bekerja keras sepenuh hati memenangkan Prabowo sebagai presiden 2024-2029 dan menempatkan kemenangan Gerindra di Provinsi Sumbar di angka 30 persen targetnya kemenangannya," ungkapnya.
Lebih lanjut, Andre membeberkan mengapa pihaknya mendorong kembali Prabowo maju dalam pencapresan. Menurutnya ada sejumlah kriteria dari sosok Prabowo yang dapat menyedot perhatian masyarakat.
"Pertama, takah menakah, terkait performance dan penampilan enak dipandang mata, memiliki jiwa kepemimpinan, kharismatik dan berwibawa dan itu ada di Prabowo," tuturnya.
Kemudian kedua, ia menyebut 'Tageh' atau sikap tegas juga dimiliki oleh Prabowo dan kriteria ketiga juga dipenuhi oleh Prabowo yang masuk dalam kategori sebagai tokoh nasional dan diakui di dunia internasional.
"Ketiga tokoh atau ketokohan semua orang tahu seluruh tahu, prabowo tokoh nasional yang juga diakui di dunia internasional."
Baca Juga: Sore Ini Ferdy Sambo dan Bharada E Bakal Diperiksa Komnas HAM di Mako Brimob
Agenda Tunggal
Sebelumnya, Rapat Pimnas Nasional atau Rapimnas Partai Gerindra secara resmi telah dibuka, Sentul Internasional Covention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/8/2022).
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan hari pertama pada penyelenggaraan acara tersebut hanya miliki agenda tunggal yakni meminta kesediaan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto maju sebagai calon presiden di Pilpres 2024.
"Rapat hari ini agendanya tunggal, yakni mendengarkan jawaban ketua dewan pembina dan ketua umum bapak Prabowo Subianto atas permintaan DPD, DPC, PAC, ranting, kader seluruh Indonesia serta masyarakat seluruh Indonesia, juga organisasi sayap, Dewan pengurus luar negeri Partai Gerindra yang meminta agar beliau maju sebagai presiden dalam 2024," kata Muzani dalam sambutannya.
Menurutnya, Rapimnas ini akan digelar selama dua hari yakni 12 hingga 13 Agustus 2022. Pada hari terakhir, atau tepatnya pada Sabtu esok diharapkan Prabowo sudah bisa dikukuhkan sebagai capres.
"Rapimnas akan berlangsung 2 hari tanggal 12-13, rencananya besok tanggal 13 Sabtu kita melaksanakan Rapimnas dengan pengukuhan Prabowo Subianto dari hasil Rapimnas," tuturnya.
Berita Terkait
-
Nyapres Lagi atau Tidak di Pilpres 2024, Prabowo Bakal Blak-blakan di Rapimnas Gerindra Selepas Magrib
-
Sinyal Merapat ke Gerindra saat Rapimnas Terakhir, Ahmad Muzani: Besok Ada Tamu Mulia Saudara Seperjuangan PKB
-
Resmi Dibuka, Agenda Hari Pertama Rapimnas Gerindra Hanya Minta Kesediaan Prabowo Maju Capres Lagi
-
Dibuka Langsung Prabowo, Gerindra Resmi Gelar Rapimnas Di Sentul
-
Jika Prabowo Menolak Maju Sebagai Capres, Siapa Calon Presiden Dari Gerindra?
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi
-
Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?
-
RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan
-
Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina
-
DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim
-
Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor
-
Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi
-
Bukti Awal Sudah di Kantong! Polda Metro Jaya Siap Usut Skandal Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI