Suara.com - Konser Rapsodia Nusantara akan digelar di Klenteng Agung Sam Poo Kong, Kota Semarang, Jawa Tengah hari ini. Acara tersebut diinisiasi oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dalam rangka memperingati hari ulang tahun atau HUT Jawa Tengah ke-72.
Konduktor sekaligus penata musik dan pendiri World Peace Orchestra, Dwiki Dharmawan, menyebut konser ini diinisiasi Ganjar sebagai upaya menghibur sekaligus mengedukasi masyarakat.
"Momentum ini, Pak Ganjar ingin memberikan hiburan sekaligus edukasi bagi masyarakat dengan adanya satu musik kolaborasi," kata, Dwiki dalam keterangannya, Jumat (12/8/2022).
Dalam pelaksanaannya, kata Dwiki, pihaknya melibatkan sederet musisi dan seniman seperti Andy Rif, Dira Sugandi, Gabriel Harvianto, Filda C Wibowo, dan Nano Tirto. Kemudian juga turut serta seniman asal Jawa Tengah, yakni Sruti Respati, NDX AKA, kelompok musik Kolintang Gratia, serta Gamelan Soepra.
Menurut Dwiki, Ganjar menginginkan konser Rapsodia Nusantara ini menyajikan nilai-nilai kebhinekaan, toleransi, dan semangat kebangkitan ekonomi kreatif serta ekonomi sosial budaya.
"Saya mendukung ini dan tidak mau setengah-setengah. Saya bersama Pak Gubernur coba dari Jateng membuat konser terheboh dan terbesar. Kami sampaikan pesan (Ganjar) lewat musik," katanya.
Dwiki menjelaskan tiket konser Rapsodia Nusantara gratis dan dapat diperoleh lewat aplikasi Loket.com. Namun, sejak dibuka atau dirilis pada Kamis (11/8/2022), tiket tersebut ludes hanya dalam kurun waktu enam jam.
"Saya dengar, hari pertama diluncurkan, Kamis kemarin pukul 15.00 WIB. Pas pukul 21.00 WIB, sudah teregistrasi semua, kelihatannya sudah full," pungkasnya.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Tegur Penambang yang Rusak Lingkungan: Ayo Tobat Bareng
Berita Terkait
-
Viral, Aksi Mahasiswa Baru UGM Bentangkan Poster Wadas Melawan ke Ganjar Pranowo, Publik: Panitia Ospek Ketar-ketir
-
Sebut Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil di Pilpres 2024 Cocok, Bima Arya: Opsi Duet Kepemimpinan Terbaik Bangsa
-
Sering Dinyiyir Gubernur Tak Punya Prestasi, Ganjar Pranowo Beri Respon Menohok
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Nostalgia Masa Kecil Rano Karno, Trem Bakal Hidup Lagi di Kawasan Kota Tua Jakarta
-
Pramono Bantah Isu IKJ Pindah ke Kota Tua, Siapkan Ruang Ekspresi Seni ala Amsterdam