Suara.com - Tiga partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu atau KIB, yakni Golkar, PAN dan PPP memberikan sinyal bakal menggelar pertemuan kembali pada Oktober 2022 mendatang. Dalam agenda tersebut juga kemungkinan sudah ada parpol lain yang bergabung di koalisi tersebut.
Sekretaris Jenderal DPP PPP, Arwani Thomafi, mengatakan, memang dalam kerja-kerjanya KIB selalu memiliki tahapan atau chapter. Terbaru KIB masuk dalam tahap atau chapter penyusunan visi misi.
"Setelah ini bulan depan, Insya Allah di antara September-Oktober, kami akan laksanakan silaturahmi kembali dengan penyampaian program-program kerja KIB ke depan," kata Arwani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2022).
Saat disinggung apakah nantinya dalam agenda Oktober tersebut akan ada parpol lain di luar PAN, Golkar dan PPP yang akan bergabung, Arwani memberikan isyarat.
"Hmm Insya Allah ya. Karena kami membuka pintu, jadi kami selalu membuka pintu apakah nanti di Silaturahmi berikutnya di bulan depan atau bulan Oktober, insya Allah ya kita tunggu nanti," ungkapnya.
Kendati begitu, Arwani masih menutup rapat-rapat soal parpol mana yang kemungkinan bakal bergabung dengan KIB. Menurutnya yang jelas komunikasi terus dijajaki.
"Kami menjalin komunikasi intensif dengan partai politik baik di parlemen maupun yang di luar parlemen."
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok