Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menggunakan baju adat khas dari Nusa Tenggara Timur (NTT) saat menghadiri Upacara Peringatan HUT ke-77 RI di Istana Merdeka pada Rabu (17/8/2022). Baju adat dari NTT dipilih Erick sebagai bentuk apresiasi kebudayaan dari suku lain.
Sebabnya, Erick mengaku keturunan Lampung dan Jawa Barat. Namun ia memutuskan untuk mengenakan baku adat dari suku lain.
"Kita Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, perbedaan adalah sebuah kekuatan walaupun saya setengah Lampung, setengah Jawa Barat, saya apresiasi kebudayaan suku-suku lain," kata Erick ditemui usai upacara.
Kemudian, Erick memutuskan untuk mengenakan pakaian adat khas NTT karena menggambarkan kewibawaan dan kepercayaan. Hal itu selaras dengan Indonesia yang dipercayai menjadi Presidensi G20 pada 2022 ini.
"Cocoklah Indonesia yang dipercaya dan berwibawa, itu yang coba kita simbol sampaikan lewat G20," ucapnya.
Selanjutnya, Erick melihat makna kemerdekaan Indonesia yang ke-77 tahun saat ini menjadi wujud dari Indonesia yang tahan banting. Ketika ada masalah politik maupun dilanda krisis moneter 1998 hingga pandemi Covid-19 sejak 2020, Indonesia bisa melewatinya.
"Itulah kekuatan bangsa kita, gotong royong kita kebersamaan kita bagaimana kita selalu saling asih, saling asuh supaya kita menjadi yang terbaik."
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
Terkini
-
Pakar UGM Soroti Efek Domino Tabrakan Kereta Bekasi: Pelanggaran di Perlintasan Jadi Pemicu Maut!
-
Jadi Kepala Bakom RI, Qodari Tegaskan Komunikasi Harus Agresif Tak Hanya Proaktif
-
15 Warga Tewas di Puncak Papua, DPR Desak Investigasi Independen dan Transparan
-
Presiden Soroti Jalur Kereta Tanpa Palang, Menhub Janji Segera Pasang Pintu Perlintasan Baru
-
Tim Advokasi Tolak Hadiri Sidang Kasus Andrie Yunus di Pengadilan Militer, Anggap Hanya Skenario
-
Patah Tulang hingga Luka Memar, 17 Korban Kecelakaan KRL Masih Jalani Rawat Inap di RSUD Bekasi
-
Kasus Andrie Yunus: Tim Hukum Curigai TNI Ikuti Skenario, Investigasi Independen Diabaikan
-
Viral Gerakan Solidaritas ke Sopir Angkot Filipina, Korban Kenaikan Harga BBM Buntut Perang Iran
-
Dari Vietnam ke Bekasi: Rekam Jejak Maut Taksi Green SM Terungkap
-
KPK Periksa Billy Beras Terkait Kasus Suap Proyek Jalur Kereta DJKA