Suara.com - ED, pelaku pelecehan seksual terhadap seorang perempuan di toilet sebuah kafe di M Bloc Space, Jakarta Selatan, ditetapkan sebagai tersangka. Polisi kini sudah menahan ED.
"Sekarang sudah ditahan (tersangka ED)," kata Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi kepada wartawan, Kamis (18/8/2022).
Nurma menyebut ED sehari-hari berprofesi sebagai tukang parkir di Ciledug, Tangerang. Kepada polisi, ED mengaku datang ke M Bloc Space untuk menonton pertunjukkan musik.
"Tukang parkir di Ciledug. Mau nonton musik, mau main aja. Katanya sih sendirian," ujar Nurma.
Ngaku Mabok Saat Beraksi
Tersangka pelecehan seksual berinisial ED di Kafe M Bloc Space, Jakarta Selatan diamankan Polres Metro Jakarta Selatan. ED mulanya mengaku mabuk saat melakukan tindakan tersebut.
Ternyata, polisi menemukan fakta lain yang menyatakan kalau ED tidak mabuk. Hal itu diketahui setelah polisi melakukan pemeriksaan terhadap ED.
"Dia katanya mabuk, mabuk doang sih. Tapi waktu diperiksa dia tidak mabuk," kata Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi, Selasa (16/8/2022).
Nurma mengatakan, insiden bermula saat tersangka ED mengintip korban yang sedang berada di dalam toilet. Korban sontak berteriak saat tersangka mengintip dari celah bawah pintu.
Baca Juga: Kawan Lama Group Beri SP3 pada Pelaku Pelecehan Karyawan di Grup WA
"Sesudah itu, pas sudah ngintip kemudian dia (korban) kan teriak tuh enggak jadilah dia kencing yang korbannya," kata Nurma.
Tidak hanya itu, tersangka juga melakukan tindak pelecehan lain kepada korban. Situasi di toilet saat itu, beber Nurma, sedang sepi.
"Pas dia (korban) keluar, pelaku melakukan pelecehan, dia (pelaku) peganglah payudaranya itu. Waktu itu WC-nya kebetulan tidak terlalu ramai," papar dia.
Atas insiden itu, korban resmi membikin laporan ke polisi dan teregister dalam nomor LP/B/1903/VIII/2022/SPKT/Polres Metro Jaksel/Polda Metro Jaya pada Jumat (12/8/2022).
Berita Terkait
-
Kawan Lama Group Beri SP3 pada Pelaku Pelecehan Karyawan di Grup WA
-
Sorotan: Kasatlantas Polres Madiun Kota Cekcok dengan Wartawan Akibat Dugaan Pelecehan Seksual Dialami Istrinya
-
Susan Sameh Ungkap Alasan Kepulangannya ke Mesir, karena Pelecehan Seksual?
-
Pernah Jadi Korban Pelecehan Seksual di Lokasi Syuting, Susan Sameh Tak Trauma
-
Usai Alami Pelecehan Seksual, Susan Sameh Putuskan Pulang Kampung ke Mesir
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis
-
Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini
-
Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut
-
AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus
-
Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat
-
Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar
-
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak