Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum bisa memastikan kapan akan memeriksa tersangka Surya Darmadi yang kini sudah menjadi tahanan Kejaksaan Agung. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Ketua KPK Alexander Marwata.
"Diperiksa oleh penyidik kan, pemeriksaan sebagai tersangka. Kan gitu. Kapan waktunya, tapi saya kira secepatnya lah," kata Alex di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (18/8/2022).
"Kapan akan diperiksa itu ya tergantung jadwal penyidik," tambah Alex.
Pengusaha Sawit Surya Darmadi sebelumnya memang sudah ditetapkan tersangka oleh KPK. Apalagi lembaga antirasuah juga turut menerbitkan namanya dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak tahun 2019.
KPK dalam menjerat Surya Darmadi terkait kasus suap alih fungsi hutan Provinsi Riau.
Sedangkan, Korps Adhyaksa sendiri menjerat Surya Darmadi tersangka merugikan keuangan negara serta pencucian uang mencapai Rp 78 triliun terkait penguasaan lahan sawit.
Kara Alex, KPK akan berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung dalam pemeriksaan Surya Darmadi. Untuk teknis pemeriksaan, dipastikan lembaga antirasuah mendatangi korps Adhyaksa.
"Kan ditahan di Kejaksaan. Nggak masalah (diperiksa di Kejagung). Kami berkoordinasi. Relevansi keterangan yang bersangkutan (Surya Darmadi) dan lain sebagainya itu kan tergantung apa, kepentingan proses penyidikan kan gitu," imbuhnya.
Baca Juga: Kembali Diperiksa Kejagung, Tersangka Korupsi Rp 78 Triliun Surya Darmadi Siap Bela Diri
Berita Terkait
-
KPK Panggil Wabup Pemalang Sebagai Saksi Kasus Korupsi Bupati Mukti Agung Wibowo
-
Kembali Diperiksa Kejagung, Tersangka Korupsi Rp 78 Triliun Surya Darmadi Siap Bela Diri
-
Eks Walkot Cimahi Ditangkap KPK Saat Keluar Bebas Penjara, Jadi Tersangka Suap Penyidik Robin
-
Surya Darmadi Jalani Pemeriksaan Perdana
-
Baru Saja Hirup Udara Bebas Dari Lapas Sukamiskin, Ajay M Priatna Kembali Ditangkap KPK
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra