Suara.com - Emosi warganet terpicu usai sebuah video viral menampakan seorang bocah SD dikeluarkan dari barisan gerak jalan. Pada video itu, tampak sang bocah tak kuasa menahan tangis di pangkuan ayahnya sembari melihat teman-teman sekelasnya melanjutkan prosesi gerak jalan yang ia tak bisa ikuti.
Tak mengherankan jika penonton video tersebut dibuat terenyuh. Pasalnya sang bocah tampak menangis tersedu-sedu dan ekspresinya sampai menuai simpati warganet.
Diduga karena warna seragam yang menguning
Potret pilu bocah SD tersebut diabadikan oleh video amatir yang kemudian diunggah oleh akun gosip @kepoin_trending. Dalam video yang berhasil menghimpun segudang likes tersebut, disebutkan bahwa bocah tersebut harus angkat kaki dari barisan gerak jalan lantaran warna seragamnya yang menguning.
"Dikeluarkan dari barisan gerak jalan gara-gara bajunya kuning," demikian narasi dalam video, dikutip pada Jumat (19/8/2022).
Melalui video tersebut, tampak sang anak duduk di pangkuan anaknya. Bocah yang masih mengenakan seragam SD putih-merah tersebut menatap barisan teman-teman sejawatnya bersama sang ayah.
Tiba-tiba, ekspresi sang anak berubah seketika dan menunjukkan raut wajah sedih. Ia menggigit bibir layaknya menahan rasa sakit saat menyaksikan rekan-rekan seusianya melenggang di jalanan dalam barisan gerak jalan.
Melalui raut wajah dan gerak-geriknya, tampak bahwa sang anak seperti merasa tertinggal lantaran tak dapat bergabung dalam barisan gerak jalan tersebut.
Sontak, sang anak tak kuasa menahan tangisnya hingga sang ayah kemudian menenangkan putranya itu. Warganet juga akhirnya fokus pada sang ayah yang tampak merasa bersalah lantaran putranya tak dapat mengikuti rekan-rekannya berbaris dengan elok.
Baca Juga: Akhirnya Bisa Tidur Nyenyak, Ternyata Begini Trik Cuci Piring Cepat di Acara Kondangan
Tuai reaksi warganet
Kini, video pilu tersebut ditonton oleh ribuan pasang mata dan mendulang angka likes dalam jumlah yang sama. Fenomena prihatin yang dialami oleh sang anak tersebut sontak menuai simpati dari warganet yang memberikan kalimat penyemangat untuk dirinya.
Seorang warganet menyinggung bahwa baik bocah dan ayahnya merasa sedih lantaran tak dapat bergabung dalam barisan gerak jalan.
"Tak terbayangkan betapa perih dan sakit nya hati orang tua nya anak itu," ungkap warganet.
Warganet lain menyoroti alasan dikeluarkannya anak tersebut dan berharap agar saat besar dapat membantu anak-anak yang bernasib sama dengannya.
"Nanti kalo udah gede udah sukses beliin baju seragam buat anak-anak yang kurang mampu ya de semangat," kata warganet lain.
Berita Terkait
-
Viral Stadion Barcelona: Biaya Renovasi Capai Rp25 T, Atap Bocor Camp Nou Kebanjiran
-
Penjual Sempat Dijejali, Viral Es Kue Jadul Pakai Bahan Spons Berbahaya Ternyata Hoax
-
Sosok yang Fotonya jadi Cover MP3 Akhirnya Muncul, Ngaku Malu saat Viral
-
Misteri Kematian Lula Lahfah: Rintihan Tengah Malam dan 2 Fakta Lainnya
-
Sudin Pertamanan Jakpus: Pohon Tumbang Matraman Ada di Area SPBU, Korban Tidak Luka Serius
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Pura-pura Jadi Kurir Ekspedisi, Dua Pengedar Narkoba di Tangerang Tak Berkutik Diciduk Polisi
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Minta Bos Maktour Tetap di Indonesia
-
Diperiksa KPK, Bos Maktour Tegaskan Pembagian Kuota Haji Wewenang Kemenag
-
KPK Endus Peran Kesthuri Jadi Pengepul Uang Travel Haji untuk Pejabat Kemenag
-
Hikmahanto Soroti Risiko Gabung Dewan Perdamaian: Iuran Rp16,9 T hingga Dominasi Trump
-
Pemulihan Listrik Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatera Capai 99 Persen
-
Bantah Pertemuan Rahasia dengan Google, Nadiem: Saya Lebih Sering Ketemu Microsoft
-
Untung Rugi RI Masuk Dewan Perdamaian Trump: Bisa 'Jegal' Keputusan Kontroversial?
-
Viral! Trotoar di Koja Dibongkar Paksa, Ternyata Ini yang Diburu Pencuri di Bawah Tanah
-
Kajari Magetan Dicopot, Diperiksa Intensif Kejagung Gegara Dugaan Pelanggaran Integritas!