Suara.com - Beredar video YouTube dengan narasi yang menyebut bahwa mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo melarikan diri dari rumah tahanan Mako Brimob.
Dalam thumbnail video tersebut juga terdapat narasi klaim bahwa Ferdy Sambo ditembak di tempat saat mencoba kabur.
"Mampus kau Sambo! Nekat melarikan diri dari Mako Brimob! Sambo langsung di-door di tempat! Begini kondisi dia sekarang," narasi dalam video.
Video tersebut diunggah oleh kanal YouTube NUSANTARA UPDATE pada Jumat (12/08/22) lalu.
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Melalui penelusuran Turnbackhoax.id--jaringan Suara.com, video dengan narasi yang menyebutkan bahwa mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo melarikan diri dari rumah tahanan Mako Brimob adalah salah.
Dalam video berdurasi 3 menit 9 detik itu tidak ditemukan adanya keterangan bahwa Ferdy Sambo melarikan diri dari Mako Brimob dan ditembak di tempat.
Video yang berisi gambar-gambar slide show itu menampilkan keterangan dari pengacara Ferdy Sambo, yakni Arman Hanis bahwa Ferdy Sambo akan bertanggung jawab terhadap semua perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.
Baca Juga: "Saya gak Munafik Dia Manis", Pesona Ketampanan Ferdy Sambo Viral dan Digibahin di Medsos
Sementara itu terdapat narasi voice over yang menyebut bahwa Kabareskrim Polri, Komjen Agus Adrianto mengatakan bahwa dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J kepada istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawati kecil kemungkinannya terjadi.
Berdasarkan isi video tersebut, tidak ada keterangan bahwa Ferdy Sambo melarikan diri dari Rutan Mako Brimob dan hingga kini tidak ada laporan kredibel terhadap pernyataan tersebut.
Sebelum menjadi tersangka, Ferdy Sambo telah ditangkap dan ditempatkan di Mako Brimob untuk menjalani pemeriksaan soal dugaan pelanggaran kode etik sejak Sabtu (6/8/2022).
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka kabar mengenai mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo yang ditembak saat hendak kabur dari Mako Brimob adalah hoaks.
Unggahan tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan atau hoaks.
Berita Terkait
-
"Saya gak Munafik Dia Manis", Pesona Ketampanan Ferdy Sambo Viral dan Digibahin di Medsos
-
Terbongkar sudah Peran Putri Candrawathi di Kasus Brigadir J
-
3 Hal ini yang Membuat Putri Candrawathi Diancam Pasal Hukuman Mati dalam Kasus Brigadir Joshua
-
Polri Jawab soal Heboh Kabar Bungker Rp900 Miliar di Rumah Ferdy Sambo
-
Tangisan Irjen Kaisar Ferdy Sambo Berbuntut Lima Anak Buah Kapolda Metro Ditahan, Netizen Pasang Tagar #FadilHarusDicopot
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim
-
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta
-
Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
-
Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran
-
Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah
-
Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026
-
ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.
-
4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay
-
Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat
-
Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan