Kisruh antara Gus Samsudin dan Pesulap Merah atau Marcel Radhival masih terus bergulir. Baru-baru ini, Marcel Radhival atau pesulap merah menjalani pemeriksaan di Polda Jawa Timur untuk memberikan keterangan sebagai terlapor atas laporan yang ditujukan oleh Gus Samsudin.
"Kemarin dimintai keterangan sebagai terlapor ya, disitu pemeriksaan atas laporannya mas Udin yang katanya diduga pencemaran nama baik," ujar Marcel seperti dikutip dari potongan video yang diunggah oleh akun TikTok @info_viral_hari_ini.
Lantas, seperti apa fakta-fakta pemeriksaan pesulap merah di Polda Jatim tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
1. Kenakan Busana yang Berbeda
Terlihat dalam video yang diunggah oleh Marcel, pesulap yang dikenal oleh publik sebagai pesulap merah tersebut tampil mengenakan pakaian yang berbeda. Jika biasanya Marcel identik dengan tampilan nyentrik serba merah, pada saat itu ia mengenakan pakaian hitam dengan sorban di kepala.
2. Polda Minta Gus Samsudin untuk Melakukan Pembuktian Atas Konten Marcel
Dalam videonya tersebut, pesulap merah menyampaikan jika pihak Polda Jawa Timur meminta Gus Samsudin untuk melakukan pembuktian atas konten pesulap merah yang disebut telah melakukan pencemaran nama baik.
Namun, Gus Samsudin diketahui tidak bisa membuktikan hal tersebut.
"Polda Jatim udah berusaha, oh yaudah daripada jadi drama lapor-laporan ketemu aja yuk sama Marcel kita siapin arenanya, tapi mas Udinnya banyak alasan ga mau kata Polda Jatim," ujar Marcel menirukan kalimat petugas.
Baca Juga: MUI Angkat Bicara Soal Perseteruan Pesulap Merah dan Gus Samsudin
3. Gus Samsudin Diminta Menyiapkan Orang yang Terkena Santet
Tidak hanya diminta untuk membuktikan konten yang diduga mengandung pencemaran nama baik, Polda Jatim juga diketahui meminta Gus Samsudin untuk menyiapkan orang yang menurutnya terkena santet, kemudian menantang Marcel agar bisa membongkar santet tersebut.
4. Marcel Mengaku Mendapat Pertanyaan Tentang Maksud Videonya
Dari hasil pemeriksaan, Marcel atau pesulap merah tersebut mengaku mendapatkan beberapa pertanyaan saat dimintai keterangan.
Salah satu pertanyaan yang dilayangkan kepada Marcel yaitu terkait dengan maksud dari video yang diduga mencemarkan nama baik Gus Samsudin.
"Saya jelaskan yang saya bahas itu edukasi, triknya bukan si mas Udinnya. Trik yang dia praktekkan itu, jadi edukasi ya," jelasnya.
Berita Terkait
-
MUI Angkat Bicara Soal Perseteruan Pesulap Merah dan Gus Samsudin
-
Siapkan Rp1 Miliar untuk Dukun, dr Richard Lee Tantang Pindahkan Jerawat ke Kambing
-
Ngaku Cicit Mbah Priok, Jindan Disentil Laskar Habaib Indonesia: Habib Ngurusin Perdukunan, Nggak Dibenarkan!
-
Gus Samsudin Ingin Damai dengan Pesulap Merah, Polda Jatim Justru Tuntut Pembuktian
-
Mantan Santri Gus Samsudin Bongkar Trik Keluarkan Asap dari Tangan, Ternyata Cuma Pakai Ini!
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
Terkini
-
H-1 Lebaran: Arus One Way Tol Cipali Terpantau Lengang, Volume Kendaraan Turun Drastis 68 Persen
-
Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M
-
Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id
-
Pramono Anung ke Istiqlal, Rano Karno Kawal Ma'ruf Amin di Balai Kota Saat Idulfitri Besok
-
Ketidakadilan Gender: Mengapa Perempuan Paling Dirugikan Atas Krisis Air?
-
Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya
-
Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?
-
50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?
-
Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja
-
Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia