Suara.com - Beredar video viral yang menunjukkan tumpukan uang di dalam koper berwarna silver. Uang yang diduga dolar tersebut dinarasikan berada di kediaman Irjen Ferdy Sambo.
Pada video yang beredar, tumpukan uang itu terlihat diletakkan di dalam beberapa koper.
Konten video tersebut mulanya diunggah oleh akun Twitter @Miss_warawiri pada Senin (22/8/2022) malam.
Berikut narasinya:
"FIX A1 INFO VALID DARI MABES"
"Uang 900 miliyar yg disimpan Ferdy Sambo di rumahnya. Mana ya Ade Armando CS ini??? Dah mati ya??? Ayo donk berkicau. Kadivhumas kemana??? Kok bilangnya uang yg ditemukan dirumahnya FS adalah berita HOAX.."
Lalu, benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran Suara.com, hingga Selasa (23/8) malam ini, belum ditemukan video yang sama atau mirip dengan yang viral tersebut. Namun, video yang diunggah akun @Miss_warawiri itu, serta kemudian telah dicuitkan beberapa akun lainnya hingga muncul juga di platform lainnya, terlihat memiliki kesamaan dengan salah satu foto yang sudah cukup lama beredar online.
Baca Juga: Buntut Kasus Ferdy Sambo, 24 Perwira Polisi Dicopot dan Dimutasi, Siapa Saja?
Salah satu foto tersebut antara lain bisa ditemukan di akun Facebook Global Chemical Laboratory. Jika dilihat dari bentuk dan susunan uang, jenis, bentuk dan warna koper, hingga ciri-ciri ruangan tempat terjadi, terlihat banyak kemiripan antara video yang diunggah akun @Miss_warawiri dengan foto di postingan akun Facebook tersebut.
Konten foto yang menampilkan tumpukan uang oleh akun Facebook Global Chemical Laboratory itu sendiri tampak diunggah pada 18 Juli 2021, jauh sebelum unggahan akun @Miss_warawiri. Beberapa bagian narasi atau teks yang menyertai postingan di akun Facebook itu antara lain menyebutkan istilah "money for sale" dan "best grade counterfeit in the world".
Belum diketahui pula, apakah foto tumpukan uang itu asli, atau dari kejadian apa, kapan dan di mana tepatnya. Yang jelas, ketika dilakukan pencarian lebih lanjut, foto itu juga tampaknya sudah dipakai di beberapa akun Facebook dan situs lain, beberapa di antaranya tampaknya lebih awal daripada postingan Facebook Global Chemical Laboratory tersebut.
Sementara itu diketahui, sebelumnya Mabes Polri menepis adanya kabar berdasarkan video yang beredar tersebut. Melalui Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo, informasi tersebut dinyatakan hoaks.
"Tidak benar itu, hoaks," kata Dedi saat dikonfirmasi, Selasa (23/8/2022).
Lebih lanjut, pihaknya menurut Dedi, akan lebih mendalami konten yang beredar tersebut.
Berita Terkait
-
Komnas HAM Bongkar Percakapan Ferdy Sambo dan Ajudan Soal Skenario Palsu Pembunuhan Brigadir J
-
Personil Polda Metro di Mutasi Imbas Kasus Sambo, Kabid Humas Kombes Zulpan : Taat Dan Loyal Putusan Pimpinan Polri
-
CEK FAKTA: Beredar Petisi Unhas Tolak LGBT Diduga Akibat Heboh Mahasiswa Non-Biner, Benarkah?
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Perkuat Kerja Sama Pendidikan IndonesiaInggris, Prabowo Panggil Mendikti ke Hambalang
-
MAKI Ingatkan Jaksa Jangan Terjebak Manuver Nadiem Makarim
-
Kemenkes Siapkan Strategi Swab Mandiri untuk Perluas Deteksi Dini Kanker Serviks
-
KPK Bakal Periksa Eks Menaker Hanif Dhakiri Terkait Kasus Korupsi RPTKA
-
Polda Metro Jaya Sita 27 Kg Sabu dan Happy Five Senilai Rp41,7 Miliar di Tangerang
-
Propam Usut Dugaan Salah Prosedur Polisi yang Amankan Pedagang Es Gabus di Johar Baru
-
Bukan Cuma 28, Satgas PKH Ungkap Potensi Gelombang Baru Pencabutan Izin Perusahaan Pelanggar Hutan
-
KAI Daop 1 Rilis Jadwal Mudik Lebaran 2026, Siapkan 37 Ribu Kursi Per Hari
-
Pascabanjir Cengkareng, Sudin LH Jakbar Angkut 187 Ton Sampah dalam 8 Jam
-
Mensos Paparkan Data Bencana Januari 2026: 34 Titik Melanda Indonesia, Jawa Jadi Wilayah Terbanyak