Suara.com - Rumah pribadi Ferdy Sambo di Jalan Saguling III, Kompleks Pertambangan, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan dijaga ketat oleh polisi sejak pukul 07.00 WIB menjelang rekonstruksi kasus pembunuhan berencana Brigadir J.
Sejumlah polisi mengenakan seragam lengkap dan ada yang memakai kaos merah bertuliskan polisi di punggung telah siaga di rumah pribadi mantan Kadiv Propam tersebut.
Selain itu, Tim Indonesia Automatic Fingerprint System (Inafis) juga sudah hadir di lokasi mengenakan pakaian putih dan oranye biru.
Dua anggota Brimob berpakaian lengkap dengan senjata laras panjang juga sudah berjaga di depan rumah Ferdy Sambo.
Tim Polri TV berseragam hitam telah siaga memasang dua kamera, tepat di depan rumah pribadi Ferdy Sambo.
Sejumlah mobil polisi warna hitam dan oren tampak terparkir rapi di samping jalan perumahan.
Beberapa polisi tampak ramah menyapa wartawan yang sudah berjaga sejak dari pagi.
Pada sekitar pukul 07.30 WIB, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Humas Polri Kombes Nurul Azizah tampak mengecek lokasi sementara, lalu berlanjut meninggalkan rumah tersebut.
Awak media sudah memasang kamera dan mengetik melalui telepon seluler (ponsel) yang berjarak 50 meter dari samping kiri rumah pribadi Ferdy Sambo.
Baca Juga: LPSK Sebut Bharada E Ogah Bertemu Ferdy Sambo dalam Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J
Pukul 08.18 WIB, polisi memasang pembatas berwarna biru agar wartawan tetap menjaga jarak dari lokasi rumah.
Selain itu, dari arah berlawanan Jalan Mampang Prapatan XX yakni pintu jalan pintas berwarna hijau dekat rumah pribadi Ferdy Sambo turut dijaga ketat sejumlah kepolisian. [ANTARA]
Berita Terkait
-
LPSK Sebut Bharada E Ogah Bertemu Ferdy Sambo dalam Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J
-
Suasana Terkini Jelang Rekonstruksi Kasus Brigadir J, Rumah Dinas Ferdy Sambo Dijaga Pasukan Bersenjata
-
Bakal Bertemu Ferdy Sambo saat Rekonstruksi, Bharada E Dapat Pengamanan Ketat
-
Pecah! Stand Up Ananta Rispo, Bandingkan Kasus Ferdy Sambo dengan PKI: Sekarang Jenderal yang Bunuh Orang
-
Bakal Bertemu dengan Ferdy Sambo dkk, Bharada E Dapat Pengawalan Ketat
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Main Mata Nilai Pajak, Oknum Pegawai DJP Tak Berkutik Terjaring OTT KPK
-
LBHM Beri 4 Catatan 'Pedas' untuk Indonesia yang Baru Saja Jadi Presiden Dewan HAM PBB
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
Kasus Isu Ijazah Palsu Jokowi, PSI Desak Polisi Segera Tahan Roy Suryo Cs
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji