Suara.com - Seorang wanita di Bangkok, Thailand hampir putus asa karena terjebak di dalam kamar mandi rumahnya selama tiga hari sebelum ia diselamatkan oleh pihak kepolisian.
Menyadur dari ohbulan, sebelumnya ada laporan yang telah dibuat di Kantor Polisi Phra Khanong mengenai seorang wanita yang hilang. Polisi lalu bergegas ke rumah wanita itu sebelum menemukan korban terjebak di toilet rumahnya sendiri selama tiga hari.
Korban diketahui tidak bisa keluar dari toilet karena kenop pintu yang rusak. Ia juga telah menulis pesan 'selamat tinggal' jika dia meninggal dunia.
Menurut pengakuannya, ia hanya minum dari air keran untuk bertahan hidup. Tidak ada orang yang datang saat ia berteriak minta tolong.
"Saya hanya minum air keran untuk bertahan hidup dan jika habis, saya bisa mati. Aku berteriak minta tolong tapi tidak ada yang datang," ungkapnya seperti dikutip Suara.com, Selasa (30/8/2022).
Adik perempuan korban menghubungi polisi setelah tidak mendengar kabar dari korban sejak Senin pekan lalu. Ia bersama polisi bergegas ke rumah korban dan menemukan gerbang terkunci.
Polisi kemudian menggunakan tang untuk memotong kunci dan masuk ke rumah untuk mencari korban. Saat sampai di lantai tiga rumah, polisi mendengar suara teriakan minta tolong dari wanita tersebut sebelum mereka berhasil menyelamatkannya.
Korban ditemukan dalam keadaan sehat dan polisi menyarankan keluarga untuk membawa wanita tersebut ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga: Sinopsis Drama Thailand 'P.S. I Hate You' Episode 8: Sosok Palana Mulai Terungkap
Berita Terkait
-
Viral Detik-detik Remaja 19 Tahun Calon Dokter Ditabrak Bus Universitas, Pihak Kampus Disebut Berpangku Tangan
-
Pasangan Remaja Kepergok Petugas Satpol PP Banywangi Sedang Mesum di Kamar Mandi Terminal Pariwisata Terpadu
-
Samsung dan Bill Gates Kenalkan Toilet Canggih, Ini Keunggulannya
-
Wajib Diketahui Wisatawan Asing, 5 Fakta Unik di Jepang
-
Lisa BLACKPINK Artis Solo Pertama yang Memenangkan Best Kpop di MTV VMA 2022
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta
-
Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo
-
Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem
-
Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi
-
Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena
-
Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor
-
Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh
-
Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena
-
Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan