Suara.com - Menolong sesama apalagi yang baru mendapat musibah kecelakaan tentu harus dikerjakan oleh semua orang. Tak terkecuali driver ojek online yang disebut berada di Manado, Sulawesi Utara berikut ini.
Tanpa ragu ia terlihat memeluk seorang wanita yang baru saja mengalami kecelakaan lalu lintas. Driver itu seperti berusaha menenangkan korban sekaligus meminta orang-orang untuk membantu menyediakan kendaraan ke rumah sakit.
"Mana itu kendaraannya?" seru driver berjaket hijau itu berkali-kali, seperti dikutip Suara.com dari akun Instagram @onlinenews_idn, Selasa (30/8/2022).
Namun upayanya untuk menenangkan korban kecelakaan tersebut malah berbuntut panjang. Sebab pihak keluarga mengklaim ada upaya pelecehan seksual ketika driver itu membantu korban.
"Benarkah terjadi pelecehan di tengah musibah?" ungkap @onlinenews_idn. Tudingan ini muncul setelah keluarga korban mengklaim ada gerakan yang janggal dari driver, yakni menyentuh bagian intim korban.
"Pihak keluarga merasa keberatan atas perlakuannya kepada korban, yang saat itu mengalami kecelakaan lalu lintas," tuturnya.
"Terlihat dalam salah satu rekaman, ybs dengan sengaja memasukkan jarinya untuk memegang daerah intim korban," sambungnya.
Pengunggah memperlihatkan pula bagian video yang telah dilambatkan kecepatannya dan menunjukkan dugaan pelecehan seksual yang terjadi.
Hal ini terjadi ketika sang driver memeluk korban, lalu terlihat ada bagian jemarinya yang seolah masuk dan menyentuh area dada korban.
Baca Juga: Bukan Terkenal di Kalangan Manusia, Warganet Ini Populer di Antara Kucing Liar
"Kejadian terjadi di Jalan Martadinata Pall 2 Manado. Bagi siapa saja yang mengenal ybs, seorang driver (ojek) online, untuk bisa menghubungi saya," pungkas penggungah video.
Tudingan ini mendapat pro dan kontra dari kalangan warganet. Namun sebagian besar merasa emosional karena driver ojek online yang berniat untuk menolong korban malah berbalik dituduh melakukan pelecehan seksual.
"Keliatannya gaa masukin jari , kok nolong jadi salah yaa," komentar warganet.
"Coba saling klarifikasi agar tidak muncul saling tuding," saran warganet.
"Ga ngeliat dah, mana dimasukin kemana ya?? Tapi emang ga harusnya dipeluk, harusnya biasa aja, itu aja yang ditangkap," jelas warganet.
"Dibiarin katanya unsos, ga peduli, di tolongin pelecehan.. ngopi dulu ajalah," kecam warganet yang dibuat bingung penolong malah berbalik disalahkan.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Teuku Iqbal Johard Sarankan Pesulap Merah Laporkan Gus Samsudin atas Kasus Penipuan dan Konten Hoax
-
Warganya Laporan Kehilangan Helm Saat Pengajian di Solo, Gibran: Minta Nomer HP, Saya Ganti
-
Iseng Beli Ayam Bakar Pakai Bahasa Mandarin, Pria Ini Malah Kena Mental Gegara Salah Target
-
Geger Wanita Berhelm Jemput Paksa Suami Saat Lagi Tanding Sepak Bola, Warganet Prihatin
-
Pilu! Pria Ditinggal Istri Berpulang 3 Jam Setelah Resmi Menikah, Kini Ramai Lagi Usai Diangkat ke Film
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!