Suara.com - Wakil Gubernur Jawa Barat (Wagub Jabar), Uu Ruzhanul Ulum tak terlepas dari sederet kontroversi yang ia tuai sepanjang kariernya. Adapun Uu beberapa kali menuai atensi publik lantaran beberapa pernyataan kontroversial yang pernah ia layangkan.
Bahkan baru-baru ini, respons Uu soal tingginya angka HIV di daerah pimpinannya juga kembali menuai kontroversi. Pasalnya, Uu mengusulkan solusi menekan angka HIV/AIDS adalah dengan berpoligami.
Lantas, bagaimana pernyataan tersebut selengkapnya? Bagaimana dengan pernyataan Uu lainnya yang juga menuai kontroversi?
Simak jawabannya dalam daftar kontroversi Wagub Jabar berikut.
Sebut kasus bullying bocah dipaksa setubuhi kucing 'candaan biasa'
Seorang bocah dari Tasikmalaya yang menjadi korban kasus perundungan (bullying) dan dipaksa setubuhi kucing sembari direkam turut menuai respons dari Wagub Jabar. Sebab, bocah tersebut akhirnya meninggal dunia usai mengalami depresi yang dipicu dari kasus perundungan tersebut.
Alih-alih meredakan situasi, respons sang Wagub Jabar justru sempat memicu kontroversi. Saat itu, Uu sempat menyebut tindakan yang dilakukan oleh pelaku perundungan memaksa bocah itu menyetubuhi kucing adalah candaan biasa yang dilakukan oleh anak-anak.
Lebih lanjut, Uu juga sangsi alias ragu jika sang anak meninggal gegara video yang diduga menunjukkan dirinya dipaksa menyetubuhi kucing. Menurut pengamatannya saat melihat video tersebut, ia tak menemukan adanya tindakan menyetubuhi kucing.
"Itu candaan lah ya. Itu biasa pak itu. Tapi justru karena ada medsos dan jadi pertanyaannya, kenapa mesti diviralkan?" ucap Uu saat ditemui di kantor KPAID Kabupaten Tasikmalaya.
Baca Juga: Profil dan Rekam Jejak Wagub Jabar yang Usulkan Poligami Buat Tekan HIV/AIDS
Minta kasus bullying tersebut berakhir damai
Tak hanya sebut sebagai candaan biasa, Uu juga meminta agar kasus tersebut diselesaikan dengan damai.
“Menyarankan kasusnya islah (damai), namun meminta pelaku perekam dan pengunggah video harus diusut tuntas,” saran Uu.
Sontak, kedua pernyataan tersebut menuai banyak pertentangan dari publik, bahkan dari kalangan tokoh politik.
Meski telah melayangkan permohonan maaf, Uu disemprot oleh sosok Anggota DPR RI dari Dapil Jawa Barat IX, TB Hasanuddin. Bagi Hasanuddin, pernyataan Uu menimbulkan luka mendalam bagi keluarga korban.
"Pikirkan juga dampak secara fisik, mental, dan emosional bagi para korban yang mengalami bullying dan juga keluarganya. Tak perlu membuat pernyataan yang malah menimbulkan kontroversi," kata Hasanuddin, Kamis (28/7/2022).
Berita Terkait
-
Profil dan Rekam Jejak Wagub Jabar yang Usulkan Poligami Buat Tekan HIV/AIDS
-
Wagub Jabar Usulkan Poligami untuk Tekan HIV/AIDS, Pernyataannya Dikecam Publik: Lawak Banget Si Bapak
-
Fantastis! 3 Tahun Menjabat, Kekayaan Rektor Ari Kuncoro Tembus Miliaran Rupiah, UI: Tidak Ada Temuan dari KPK
-
Terlalu Banyak Calon, Rakernas PAN Disebut Obral Capres 2024
-
Kontennya Dianggap Memaksa Perempuan Lain Berhijab Jadi Kontroversi, Kanal YouTube Zavilda TV Beri Klarifikasi
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Rekor Baru! Jakarta Fair 2026 Kantongi Rp8,2 Triliun, Pengunjung Capai 8,22 Juta
-
Soal Jampidsus Baru, Mensesneg: Harus Melalui Keppres Berdasarkan Usulan Jaksa Agung
-
Kepala Pelaksana Satgas PKH Belum Diganti Usai Febrie Adriansyah Jadi Tersangka
-
Banyak Korban Kebakaran Maut Bar Bangkok Tewas di Kamar Mandi, Pintu Darurat Terblokir
-
Polisi Bongkar Laboratorium Narkotika di Semarang, Diduga Sudah Produksi Jutaan Butir dalam 4 Bulan
-
Mendagri: Bantuan Lima Ambulans dari Korpri Percepat Pemulihan Daerah Terdampak Bencana di Sumatera
-
Guru Ungkap Isi Pesan Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Begini Isinya
-
Militer Yordania Menembak Jatuh 4 Rudal Iran yang Terobos Masuk Wilayah Udara Mereka
-
Modus Tanya Izin Berujung Palak Rp300 Ribu, Oknum Satpol PP DKI Terancam Sanksi Berat
-
Mengapa Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah Dinilai Layak Diambil Alih KPK? Ini Penjelasan Pakar