Suara.com - Istri Ferdy Sambo yang juga menjadi tersangka pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Putri Candrawathi hingga kini belum ditahan meski sudah berstatus tersangka.
Beda dengan tersangka lain, saat rekonstruksi pembunuhan Brigadir J yang digelar pada Selasa (30/8/2022) lalu Putri juga tidak mengenakan baju oranye tahanan Bareskrim.
Lantas, kabar Putri tak ditahan meski sudah berstatus tersangka ini menimbulkan pro dan kontra.
Alasan Punya Anak Masih Balita
Istri sosok mantan Kadiv Propam ini tidak ditahan karena kondisinya yang masih memiliki balita berusia 1,5 tahun.
Polri telah mengabulkan permohonan Putri Candrawathi yang meminta tidak ditahan meski sudah berstatus tersangka seperti Ferdy Sambo, Bharada E, Bripka RR, dan Kuat Ma'ruf.
Hal ini diungkap oleh kuasa hukumnya, Arman Hanis seusai mendampingi dlama konfrontasi dengan tersangka Bharada Eliezer, Bripka Ricky Rizal, dan Kuat Maruf serta saksi bernama Susi di Bareskrim Polri.
"Ibu Putri memiliki anak kecil itu yang pertama. Yang kedua kondisi kesehatan Ibu Putri tidak stabil sehingga kami mengajukan permohonan itu. Ya alhamdulillah saat ini penyidik mengabulkan permohonan," kata Arman.
Putri Wajib Lapor Dua Kali Seminggu
Baca Juga: Terungkap! Ini yang Dilakukan Kuat Ma'ruf di Kamar Putri Candrawathi
Permohonan untuk tidak dilakukan penahanan terhadap Putri dikabulkan. Namun, tersangka pembunuhan Brigadir J ini diminta untuk wajib lapor dua kali dalam seminggu.
"Penyidik mengabulkan, tetapi diminta untuk diberikan wajib lapor dua kali seminggu," katanya.
Busana Berbeda saat Jalani Rekonstruksi Pembunuhan
Pada Selasa (30/8/2022) lalu, Putri Candrawathi menjadi sorotan publik karena dirinya mengenakan busana yang berbeda dari para tersangka lainnya.
Istri Ferdy Sambo ini mengenakan busana serba putih, mulai dari baju, celana, masker, hingga sepatu. Sementara itu, tersangka lainnya terlihat mengenakan baju tahanan berwarna oranye saat menjalani proses rekonstruksi di rumah dinas dan rumah pribadi Ferdy Sambo.
Pimpinan Komisi III DPR Setuju Putri Candrawathi Tak Ditahan
Berita Terkait
-
Terungkap! Ini yang Dilakukan Kuat Ma'ruf di Kamar Putri Candrawathi
-
Beda Versi Keterangan Bharada E dan Ferdy Sambo Saat Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J
-
Polres Metro Jakarta Barat Buka Suara soal Anggotanya yang Suruh Wartawan Bicara dengan Pohon
-
Kemanusiaan Jadi Alasan Putri Candrawathi Ajukan Permohonan Tidak Tahanan, Dikabulkan Penyidik?
-
Warganet Emosi Lihat Kuat Maruf Cengengesan Saat Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J: Pingin Memaki Banget, ya Allah...
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK
-
Pangkalan AS di Kuwait Dihantam Iran, Taktik dan Jet Tua Jadi Kunci
-
Perang Belum Usai! Malam Ini Militer Iran Siaga Tempur Lawan AS-Israel
-
Kedubes Rusia Sampaikan Duka atas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
-
Solidaritas Sumut dan Sumbar Hibahkan Rp287 Miliar untuk Pemulihan Aceh
-
Selesaikan Masalah Perkotaan, Wamendagri Bima Dorong Aglomerasi Berbasis Sektoral
-
Dari Kritik ke Tawa: Kehadiran Rocky Gerung di Istana jadi Strategi Prabowo Akhiri Era Oposisi?
-
Cekcok Saat Main Bola, Dua Pemuda Cengkareng Nekat Siram Air Keras Hingga Masuk Sel
-
Peneliti Soroti Kebijakan Menhan Soal Militer Asing di Langit RI, Minta DPR Perketat Pengawasan
-
Jelang May Day KSPSI Bocorkan Permenaker Outsourcing, Bakal Lebih Ketat?