Suara.com - Presiden Joko Widodo bersama sejumlah menteri resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada Sabtu (3/9/2022) siang. Kini harga Pertalite telah naik menjadi Rp10.000 per liternya.
Tentu bukan cuma Pertalite yang kena imbasnya. Pengumuman siang hari ini juga sekaligus membuat harga BBM jenis Solar naik menjadi Rp6.800 per liter, dan Pertamax tembus Rp14.500 per liter.
Dalam konferensi persnya, Jokowi menegaskan kenaikan harga dilakukan untuk memastikan subsidi diberikan secara tepat sasaran.
"Subsidi yang merupakan uang rakyat harus tepat sasaran, subsidi harus lebih menguntungkan masyarakat kurang mampu," ujarnya.
Namun tentu saja kenaikan harga ini menuai banyak kontroversi. Seperti dilihat Suara.com di akun Instagram @lambe_turah, komentar yang kebanyakan mengecam keputusan Jokowi tersebut langsung meramaikan postingan.
Namun ada hal yang cukup menarik perhatian juga. Sebab warganet rupanya beramai-ramai mencari sejumlah politikus PDI Perjuangan yang sempat menitikkan air mata ketika Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono menaikkan harga BBM pada 2008 silam.
Misalnya saja Ketua DPR RI Puan Maharani, yang bahkan turut ditandai oleh beberapa warganet di kolom komentar. Kemudian ada pula yang mencari Rieke Diah Pitaloka yang pernah berdemonstrasi karena kenaikan harga BBM.
"@puanmaharaniri nanges la woi," komentar warganet.
"Mana buku sakti anti naik BBM dari PDIP?" sindir warganet.
Baca Juga: Harga BBM Subsidi Pertamina Resmi Naik Sabtu Siang Per 3 September 2022
"Ini gak ada adegan nenek-nenek sama anaknya nangis lagi nih? Mana nih... ayo donk nangis," ujar warganet lain, lagi-lagi menyindir tangisan Puan Maharani dan Megawati Soekarnoputri.
"Mpo oneng @riekediahp kok ga demo lagi, kemana mpo?" kata warganet lain.
"Kok mendadak pak, kan belom sempet nimbun... Ungkap orang-orang yang nyari cuan lebih," tutur warganet.
"Cakep ya dinaikin pas weekend dan tanggal muda," tulis warganet.
"Ngakak... masyarakat kena prank," celetuk warganet, merujuk pada masyarakat yang sempat panic buying karena rumor kenaikan harga BBM per tanggal 1 September 2022.
"Gausah bagi-bagi BLT tapi bensin gausah naik gimana?" imbuh warganet lain.
"Gaji dikit, bbm naik, hidup pailit," timpal yang lainnya.
Jokowi Tegaskan Kenaikan Harga BBM Bersubsidi Adalah Opsi Terakhir
Dalam keterangan persnya, Jokowi menegaskan bahwa pemerintah telah berupaya sekeras mungkin supaya harga BBM tetap mendapat subsidi yang memadai dari APBN.
"Tetapi anggaran subsidi dan kompensasi BBM tahun 2022 telah meningkat tiga kali lipat dari Rp 152,5 triliun menjadi Rp 502,4 triliun dan itu akan meningkat terus," jelas Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta.
Menurut Jokowi, saat ini 70 persen belanja subsidi BBM yang disalurkan pemerintah malah dinikmati oleh kelompok masyarakat mampu dengan mobil pribadi. Hal ini tentu tidak sejalan dengan keinginan pemerintah untuk memberikan subsidi yang tepat sasaran.
Hal inilah yang membuat pemerintah merumuskan rencana menaikkan harga BBM. "Saat ini pemerintah harus membuat keputusan di situasi yang sulit," terangnya.
Berita Terkait
-
Warga Bekasi Kesal SPBU Tutup Sesaat Sebelum Pemberlakuan Harga Baru BBM: Gak Jelas!
-
Presiden Jokowi Baru Menerima Kalkulasi Harga BBM Bersubsidi, Nelayan di Kayong Utara Sudah Resah Harga Solar Mahal
-
Gara-gara Orang Kaya Pakai BBM Subsidi, Presiden Jokowi Naikkan Harga Pertalite Rp10 Ribu Per Liter
-
Presiden Jokowi Ngaku Pemerintah Sudah Sekuat Tenaga Berusaha untuk Tak Naikan Harga BBM
-
Harga BBM Resmi Naik Hari Ini: Pertalite Jadi Rp10.000 - Pertamax Rp14.500
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Dua Bus Transjakarta 'Adu Banteng' di Jalur Langit Koridor 13
-
Sabah Diguncang Gempa M 7,1, Getaran Terasa hingga Kaltara
-
Prediksi Cuaca Hari Ini, Cek Daerah Berpotensi Hujan Deras Disertai Petir
-
Gempa M 7,1 Guncang Wilayah Kalimantan, BMKG Ungkap Penyebabnya
-
Seskab Teddy Bantah Isu Produk AS Bisa Masuk RI Tanpa Sertifikasi Halal
-
DPR Desak Proses Pidana Oknum Brimob dalam Kasus Tewasnya Pelajar di Maluku Tenggara
-
Komisi VIII DPR RI Awasi Langsung Penyaluran PKH dan Sembako di Batam
-
Diskon Tiket KA Lebaran 2026 Masih Tersedia, KAI Daop 6 Imbau Warga Segera Pesan
-
Ketua MPR Soroti Kasus Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas di Tual: Harus Jadi Pelajaran!
-
Pakar UI: Indonesia Wajib Waspada 'Akal Bulus' Israel di Balik Rekonstruksi Gaza dalam BoP