Suara.com - Halo! Semoga kita semua sehat dan tetap semangat.
Supaya tetap up-to-date, berikut rangkuman berita-berita utama yang terjadi dalam 24 jam terakhir dalam Dunia Hari Ini, Selasa, 6 September 2022, produksi ABC Indonesia.
Ramai-ramai tolak kenaikan BBM
Kita mulai dari Indonesia. Berbagai elemen masyarakat mulai turun ke jalan menolak kenaikan harga BBM.
Jika Senin kemarin sejumlah organisasi mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta, hari ini (06/09) giliran serikat buruh yang akan mengelar aksi demo serentak di kantor gubernur di 34 provinsi.
"Tujuannya adalah meminta gubernur membuat surat rekomendasi kepada presiden dan pimpinan DPR agar membatalkan kenaikan harga BBM," kata Said Iqbal, presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).
Lantas apa komentar Presiden menanggapi desakan dari serikat buruh?
"Ya ini kan negara demokrasi, sampaikan dengan cara-cara yang baik ya," kata Jokowi kepada wartawan kemarin.
China diguncang gempa
Gempa bumi berkekuatan 6,8 pada skala richter dengan kedalaman 10 kilometer telah mengguncang daerah pegunungan Luding di provinsi Sichuan.
Akibatnya, terjadi tanah longsor di beberapa wilayah yang menewaskan 46 orang, sementara 16 orang lainnya masih dinyatakan hilang.
Baca Juga: 152.152 KPM di Kabupaten Sumedang akan Menerima BLT BBM Rp600 Ribu Hari Ini
Sichuan yang terletak di ujung lempeng Tibet memang sering diguncang gempa.
Namun gempa Senin kemarin juga dirasakan sampai ke ibu kota provinsi di Chengdu yang berjarak 200 kilometer, di mana 21 juta penduduknya sedang menjalani lockdown di bawah kebijakan "Nol Covid" China.
Tersangka penusukan di Kanada ditemukan
Salah satu tersangka penusukan di Saskatchewan, Kanada yang menewaskan 10 orang telah ditemukan dalam kondisi meninggal.
Polisi setempat mengatakan, jenazah Damien Sanderson ditemukan di luar di dekat sebuah rumah yang sedang digeledah.
Luka-luka di sekujur tubuhnya diduga bukan karena Damien melukainya dirinya sendiri.
Rhonda Blackmore dari Kepolisian Saskatchewan Kanda mengatakan polisi masih memburu Myles Sanderson, kakak Damien, yang "mungkin juga terluka dan sedang mencari pertolongan medis."
Berita Terkait
-
BBM di AS Turun Imbas Minyak Dunia Anjlok, Gimana Harga Pertamax?
-
Pertamina: Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi Mengikuti Regulasi yang Berlaku
-
Peringatan Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
-
Dilema Pertamina Naikkan Harga Pertamax, Ekonom: Kalau Ditahan Terus Bisa Gerus Keuangan Negara
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG
-
BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan
-
Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD
-
Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan
-
Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini
-
Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan
-
Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya
-
BEM UBK Ultimatum Gibran 5x24 Jam: Penuhi Tuntutan atau Aksi Berjilid-jilid
-
BGN Mendadak Setop MBG Selama Libur Sekolah, Seluruh Dapur Bakal Diaudit
-
Periksa Pejabat ESDM, KPK Usut Produksi Metrik Ton Batu Bara hingga Setoran PNBP dalam Kasus Kukar