2. Ketegangan antara TNI dan PKI
Hubungan kurang harmonis yang terjalin antara anggota TNI dan PKI berawal dari pembentukan angkatan ke-5 yang diinisiasi oleh PKI. Inisiasi tersebut ditentang oleh TNI AD sehingga membuat hubungan kedua kelompok tersebut tak harmonis.
Hubungan keduanya semakin memanas selepas PKI mendapat banyak hasutan serta konfrontasi antara TNI dengab rakyat. Hal itilah yang menjadi salah satu latar belakang terjadinya G30SPKI sehingga menewaskan 7 jenderal.
3. Kesehatan Presiden Soekarno
Mencuat kabar pada tahab 1964, presiden Soekarno sakit parah. Tersebarnya kabar ini menimbulkan kecemasan dari beberapa pihak terkait perebutan kekuasaan setelah ditinggalkan Soekarno. Kecemasan itulah yang menjadi salah satu latar belakang terjadinya G30S PKI.
4. Kondisi Ekonomi Indonesia
Di tahun 1965, Indonesia mengalami kondiai ekonomi yang memburuk. Hal ini disebabkan karena kenaikan inflasi yang mencapai 650% menjadikan rakyat ragu terhadap kepemimpinan presiden Soekarno. Kondisi ekonomi Indonesia yang lemah, sebenarnya terjadi karena keputusan pembataian sejumlah pedagang RRC oleh Jenderal Soeharto serta Jenderal Nasution.
Peristiwa itu pun mempengaruhi kondisi ekonomi Indonesia yang kian melemah. Katena itu juga, banyak rakyat yanh kelaparan hingga menyalahkan kepemimpinan presiden Soekarno, kemudian terjadilah peristiwa G30SPKI ini.
Nah itulah tadi ulasan mengenai latar belakang G30SPKI yang menjadi sejarah kelam bangsa Indonesia. Semoga menambah pengetahuan kita semua!
Baca Juga: Sejarah G30S PKI Menurut Ahli Sejarah, Apa Peran Soeharto dan Soekarno?
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Seskab Teddy Bongkar Isi Pertemuan 2,5 Jam Prabowo-Macron, Selaraskan Isu Global di Meja Makan
-
Penyebab Menteri Trenggono Pingsan di Upacara Duka, Wamen Didit Ungkap Kondisinya
-
Update Terkini ASN Pindah ke IKN Nusantara, Tahap Awal Mulai Dilaksanakan?
-
Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
-
Tito Karnavian Resmikan Huntara Agam, Dorong Percepatan Bantuan dan Validasi Data Korban Bencana
-
Peluang Bonus Demografi, Wamen P2MI Sebut Gejolak Global Belum Surutkan Permintaan PMI
-
Menteri Trenggono Pingsan Saat Pimpin Upacara Pelepasan Korban Pesawat ATR
-
Update Terbaru Kenaikan Gaji PNS, PPPK, dan TNI-Polri Tahun 2026
-
Update Banjir Jakarta Minggu Pagi: 19 RT Masih Terendam, Ratusan Warga Bertahan di Pengungsian
-
Lawatan Selesai, Ini Rangkuman Capaian Strategis Prabowo di Inggris, Swiss dan Prancis