Suara.com - Seorang ibu hamil tentu segera memerlukan pertolongan ketika telah mendekati masa melahirkan. Namun bagaimana jika ibu tersebut kesulitan mengakses layanan kesehatan?
Hal itulah yang terlihat di video unggahan akun Facebook Fathul Rakhman. Jalanan yang ekstrem, sempit, dan berbukit membuat ambulans pun sulit melintas.
Padahal situasi sudah genting, sehingga warga sekitar bahu-membahu menandu ibu hamil itu menuju Puskesmas, bahkan ketika sudah malam hari dan jalanan begitu gelap.
"Ibu hamil dibawa ke tempat pelayanan kesehatan (malam hari) dan dibawa kembali setelah melahirkan," tulis Fathul Rakhman, dikutip Suara.com pada Jumat (9/9/2022).
Disebutkan bahwa kondisi jalannya sangat sempit sehingga ambulans tidak bisa lewat. Ketika video memperlihatkan suasana di pagi harinya, tampak jelas jalanan yang sempit dan curam meski setidaknya telah dicor.
Karena itulah, pemilik akun lantas mengusulkan agar menyediakan sepeda motor roda tiga untuk dijadikan semacam ambulans darurat, dengan harapan bisa mengatasi jika ada situasi seperti ini.
"Kondisi jalan memang sempit nggak bisa masuk mobil ambulance. Tapi motor roda tiga sepertinya bisa. Jadi memungkinkan di daerah daerah yang kondisi jalannya sempit disediakan ambulance motor roda tiga," ungkapnya melanjutkan.
Dalam video terlihat para pria dewasa yang bergotong-royong mengantarkan ibu melahirkan tersebut ke Puskesmas.
Tampak bilah bambu itu dibawa oleh dua orang pria dewasa, sementara beberapa warga lain mengikuti untuk menyediakan cahaya dengan memakai lampu senter. Sesekali pula mereka bergantian apabila dirasa sudah terlalu lelah menandu ibu melahirkan tersebut.
Baca Juga: 3 Manfaat Bengkuang bagi Ibu Hamil, Sumber Kalsium dan Vitamin B Kompleks
Peristiwa yang terjadi di Dusun Bonot Boyot, Desa Bengkaung, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat, NTB ini tentu langsung menyita perhatian banyak pihak.
Apalagi karena masalah seperti ini kerap dijumpai di berbagai wilayah Indonesia, terlepas sudah 77 tahun merdeka dari penjajah dan terus melakukan pembangunan.
"Mana Pemda setempat, jangan hanya ongkang kaki dibalik kursi empuk," kecam warganet.
"Di sana gak ada bidan desa, gak ada polindes. Disana letak geografisnya perbukitan, jarak dari rumah ke rumah yang lain jauh," jelas warganet lain.
"Ya Allah kasihan sekali. Salut sama warga yang mau bergotong royong membantu si ibu," puji warganet.
"Siapakah yang salah? Pemerintah yang tidak siapkan akses jalan dan pendukung lainnya, atau masyarakat yang tinggalnya ditempat yang jauh dari pemukiman dan di daerah perbukitan yang juga masuk dalam kawasan hutan," timpal yang lainnya.
Berita Terkait
-
Ngeri! Pria Akui Alami Ereksi Tiap Kali Lihat Ibu Hamil Sampai Minta Elus-elus Perut, Publik: Sakit Banget
-
Ambulans Bawa Pasien Kritis Terjebak Macet, Karena Demo Mahasiswa Depan Kampus Unhas
-
4 Manfaat Buah Kurma Bagi Ibu Hamil, Dapat Memberikan Energi
-
Kasus Kepala Bayi Putus di Indragiri Hilir Berujung Damai, Puskesmas Beri Perawatan Rutin ke Ibu yang Melahirkan
-
Puluhan Orang di Bandung Barat Positif HIV pada Periode Januari-Juni 2022, 17 Persen Ibu Hamil
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Menlu Ungkap Isu Utama yang Dibahas Prabowo dan Pemimpin ASEAN di KTT ke-48
-
Polri Lakukan Mutasi Besar-besaran, 108 Pati dan Pamen Alami Rotasi Jabatan
-
Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir
-
NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk
-
Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto
-
Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental