Suara.com - Jika kita mendengar nama Edy Mulyadi, ingatan kita mungkin akan kembali pada kasus ‘Jin buang anak’ yang pernah ramai beberapa waktu lalu.
Akibat ucapannya yang menyebut lokasi Ibu Kota Negara sebagai tempat jin buang anak pada awal 2022 lalu, Edy Mulyadi harus berurusan dengan hukum.
Karena itulah pada Kamis (1/9/2022) lalu ia dituntut hukuman 4 tahun penjara oleh jaksa di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Edy Mulyadi kemudian divonis hukuman selama tujuh bulan 15 hari atas kasus 'jin buang anak' oleh majelis hakim pengadilan negeri Jakarta Pusat, Senin (12/9/2022).
Siapakah sosok Edy Mulyadi dan bagaimana kronologi kasusnya? Berikut ulasannya.
Edy Mulyadi lahir di Jakarta pada 8 Agustus 1966. Ia dikenal sebagai tersangka ujaran kebencian karena menyebut lokasi Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur sebagai tempat jin buang anak.
Sebelum namanya mencuat gara-gara kasus itu, Edy pernah berkarier sebagai jurnalis. Ia diketahui pernah bergabung dengan sejumlah media nasional diantaranya Media Indonesia, Metro TV, Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) dan media Warta Ekonomi, hingga Forum News Network.
Ia mengawali karier sebagai jurnalis di Harian Neraca dan ia juga terdaftar sebagai anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) sejak 22 Mei 1995.
Sejak 2014, Edy Muyadi juga aktif sebagai penulis di Kompasiana. Disana, dalam keterangan profilnya, Edy mencantumkan sebagai jurnalis, media trainer serta konsultan atau praktisi public relation.
Baca Juga: Kronologi Kasus 'Kalimantan Tempat Jin Buang Anak' hingga Edy Mulyadi Dihukum 7,5 Bulan Penjara
Ketika menulis di Kompasiana, Edy sering membuat tulisan dengan tema yang mengkritik kebijakan dan kinerja Presiden Joko Widodo.
Terjun ke politik
Pada 2019, Edy memutuskan untuk terjun ke pentas politik dan bergabung dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Ketika itu ia mencoba peruntungan dengan menjajal sebagai calon legislatif untuk DPR RI di daerah pemilihan Jakarta 3 yang mencakup Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.
Namun ia gagal mendapatkan kursi di parlemen. Ketika pemilu usai, ia tak lagi menjadi bagian dari PKS.
Meski begitu, semangatnya untuk selalu kontra dengan pemerintah Jokowi terus membara. Dan semua itu ia salurkan melalui video-video yang ia buah dan ia unggah di kanal YouTube pribadinya, yakni ‘Bang Edy Channel’.
Berita Terkait
-
Kronologi Kasus 'Kalimantan Tempat Jin Buang Anak' hingga Edy Mulyadi Dihukum 7,5 Bulan Penjara
-
Vonis Ringan Edy Mulyadi soal Kalimantan Tempat Jin Buang Anak, Warga Dayak: Apa Perlu Pengadilan Jalanan?
-
Geger Hakim Perintahkan Edy Mulyadi Dibebaskan, Masyarakat Adat Dayak Nasional Tidak Terima, Netizen: Hukum Adat!
-
Warga Dayak Ricuh usai Putusan Kasus Kalimantan Tempat Jin Buang Anak, Edy Mulyadi Kabur dari Pintu Lain
-
Edy Mulyadi Tak Terbukti Buat Berita Bohong Kalimantan Tempat Jin Buang Anak, Hakim Minta Dikeluarkan dari Tahanan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026