Suara.com - Origami menjadi seni melipat kertas yang berasal dari Jepang. Biasanya origami diperkenalkan ketika anak duduk di bangku Taman Kanak-Kanak (TK). Salah satu bentuk origami yang banyak diminati adalah bentuk kapal.
Cara membuat kapal dari kertas origami cukup mudah dan tidak memerlukan banyak kertas. Kamu hanya memerlukan satu lembar kertas origami dan membuatnya menjadi bentuk kapal. Lantas bagaimana cara untuk membuatnya? Simak ulasannya berikut ini.
Terlebih dahulu kamu menyiapkan satu lembar kertas origami berbentuk persegi atau bisa menggunakan kertas lainnya. Anda dapat memilih warna kertas sesuai dengan keinginan.
1. Pertama, melipat menjadi 2 bagian sama besar.
Kamu dapat meletakkan kertas dalam posisi vertikal dan lipat menjadi dua memanjang agar sudut saling bertemu. Agar lipatan tersebut rapi, kamu dapat menggunakan ibu jari untuk menekan tekukan.
2. Selanjutnya betangkan kembali kertas seperti semula dan lipat dua lagi dengan memutar 90 derajat
Setelah kertas menjadi 2 bagian sama besar, kamu dapat membentangkan kembali kertas. Setelah itu putar kertas 90 derajat dan lipat jadi dua lagi. Dengan ini kertas kamu memiliki dua tekukan yakni vertikal dan horizontal.
3. Kemudian putar lagi kertas 90 derajat agar kedua pinggiran kertas yang terbuka berada di bawah.
Kamu dapat memegang di sudut kanan atas dan lipat ke tengah agar membentuk segitiga sama sisi. Pastikan untuk menyisakan bagian bawah kertas dan juga sisi tegak kedua segitiga bertemu tepat di atas tekukan vertikal.
Baca Juga: 5 Cara Cek Nomor BPJS Kesehatan Lewat Website, SMS hingga Mobile JKN
4. Kemudian lipat bagian bawah kertas ke arah berlawanan.
Selanjutnya pegang pinggiran bawah kertas dan lipat ke arah yang berlawanan agar menutupi bagian bawah kedua segitiga. Dengan ini lipatan kertas akan berbentuk menyerupai topi.
5. Lipat sudut bagian bawah kertas ke belakang.
Kamu dapat memegang salah satu kertas di bagian bawah segitiga dan tekuk ke dalam kedua sudutnya agar membungkus sudut segitiga. Lalu tekan ibu jari agar lipatan tidak terbuka dan lipat bagian lainnya ke depan.
6. Mengubah segitiga menjadi bentuk belah ketupat
Selanjutnya pegang kertas dan putarlah 45 derajat lalu buka sisi bawahnya. Tarik bagian bawah ke kiri dan ke kanan secara perlahan hingga membentuk persegi. Pastikan kedua sudut saling bertemu.
Berita Terkait
-
5 Cara Cek Nomor BPJS Kesehatan Lewat Website, SMS hingga Mobile JKN
-
Skill Membobol Bjorka Diragukan, Benarkah Bukan Peretas? Ini Arti Hacker Sesungguhnya
-
Cara Membuat Tulisan Miring di WA dan Variasi Teks Lainnya
-
Cara Simpan Uang di Rumah Agar Tabungan Tak Ludes Dimakan Rayap
-
Situs bsu.kemnaker.go.id Lemot, Ini 2 Link Alternatif Cek BSU 2022
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!