Suara.com - Kapal motor Sabuk Nusantara 91 yang terbakar di dermaga Pelabuhan Masalembo, Sumenep, Jawa Timur telah melanjutkan perjalanannya ke Pulau Karamean. Kapal yang sempat terbakar pada Jumat (16/9/2022) pagi itu menyebabkan satu orang tewas.
"Kapal sudah berlayar kembali menuju Pulau Karamean," kata Kabag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti di Sumenep, Jawa Timur, Jumat malam.
Ia mengatakan kebakaran itu hanya menimpa dek 1 di bagian kanan kapal setelah seorang penumpang membuang puntung rokok yang mengenai kasur busa di ruang kantin kapal.
Akibat kebakaran itu, penjaga kantin bernama Novi Albert Lambogia (56), warga Krembangan, Surabaya, Jawa Timur, meninggal dunia.
Tiga orang penumpang lain, yaitu Daniel (57), warga Krembangan, Surabaya, serta Pujiawati (46) dan Norbiya (57), keduanya warga Pulau Karamean, Sumenep, mengalami sesak napas dan dirawat di Puskesmas Masalembo.
Kapal penumpang rute Surabaya-Masalembo-Karamean itu berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak pada Kamis (15/9) sekitar pukul 13:15 WIB.
Pada Jumat sekitar pukul 06.15 WIB, kapal itu tiba di Pelabuhan Masalembo untuk menurunkan 97 penumpang, sebelum meneruskan perjalanan ke Pulau Karamean bersama 20 penumpang lainnya.
Menurut catatan, musibah kebakaran kapal di Sumenep, Pulau Madura, sudah dua kali terjadi dalam dua bulan terakhir.
Pada 27 Agustus lalu, kapal layar motor (KLM) Aven Selon 03 yang mengangkut 3.920 tabung elpiji 3 kilogram terbakar di perairan Raas, Kabupaten Sumenep. Tiga anak buah kapal tersebut berhasil menyelamatkan diri dengan papan rakit. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM
-
Pecah Kongsi! AS Beri Waktu Seminggu ke Israel Selesaikan Perang Lawan Iran