Suara.com - Aliran dana haram terkait judi online senilai Rp 155 triliun ditemukan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Angka sebesar itu disebut berasal dari akumulasi dari 120 juta transaksi yang ditemukan PPATK.
Pada pertemuan PPATK dengan DPR RI, dana atau transaksi mencurigakan yang diduga terkait judi online mengalir ke banyak pihak mulai dari pelajar, mahasiswa, ibu rumah tangga, bahkan oknum Polri.
Temuan dari analisis PPATK tersebut kemudian akan ditindaklanjuti oleh Bareskrim Polri. Bahkan berembus kabar bahwa oknum polisi berpangkat jenderal juga terlibat.
"Banyak sekali ya mbak, hampir smeua lapisan masyarakat terlibat judi online," ujar Humas PPATK Natsir Kongah dalam wawancara di kanal YouTube CNN, Kamis (15/9/2022).
Ini agak mengkhawatirkan ita semua, banyak sekali remaja, pelajar, ini sangat mengganggu kaau tidak bahu membahu menindak judi online
Lebih lajut dana paling besar menurut Natsir Kongahmasuk ke kantong pelaku muda berusia antara 20 hingga 40 tahun.
"Ini melibatkan uang besar, satu sisi berpegaruh ke kesajahteraan masyarakat luas dan secaara makro merugikan negara," ungkap Natsir.
Terkait keterlibatan oknum polisi dia belum bisa menyebutkan seara rinci.
Baca Juga: Video Lawas Pejabat Naik Jet Pribadi Viral Lagi Usai Rencana Hapus Subsidi Listrik 450 VA
Secara terpisah, pengamat kepolisan Bambang Rukminto menyebutkan bahwa temuan PPATK harus didalami terlebih dahulu agar tak menjadi bola liar.
"Ini harus segera diklarifikasi Bareskrim, data 155 triliun ini kemana saja kalau dibiarkan seperti ini akan kemana-mana," ujar Bambang Rukminto dalam wawacara yang tayang di YouTube Tv One, Sabtu (17/9/2022).
"Informasi ini memang harus diselidiki dan yang berhak Bareskrim jadi kalau PPATK sudah melontarkan seperti itu, ini akan memunculkan bola liar ini akan menimbulkan asumsi kemana-mana," tambahnya.
Berita Terkait
-
Kena Razia Rambut di Sekolah, Pria Ini Malah Jadi Ganteng
-
Viral Video Ketua Banggar DPR RI Pamer Kemewahan Naik Pesawat Pribadi Sambil Merokok, Netizen: Koyok Wong Kampung
-
Viral Detik-detik Pelajar di Ponorogo Diduga Naik Motor Ugal-ugalan Tabrak Petugas Penyeberang Jalan
-
Viral Potret Anak SD Ambil Duit Segepok di ATM! Menghibur Jiwa Kemiskinanku
-
Pria Ini Sela Antrean BBM, Pegawai SPBU Murka
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!
-
Cegah Gesekan El Clasico, Polresta Tangerang Patroli Keliling di Titik Nobar Persija-Persib
-
Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta
-
Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi
-
Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK
-
Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan
-
Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat
-
Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS
-
Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis
-
Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini